Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Bakmi sambal Hijau

    Share

    retha

    181
    19.04.09

    Bakmi sambal Hijau

    Post  retha on Wed Mar 24, 2010 11:29 pm



    Bagi penikmat kuliner, rasa adalah segalanya. Perkara tempat yang kurang representatif kadang tidak jadi soal karena yang penting hasrat memanjakan lidah lewat rasa makanan yang nikmat terpenuhi. Tak heran, meski hanya berupa tenda bongkar pasang dan terlihat kumuh di dekat Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Mi Pangsit Kering Sambal Hijau buatan Parman (32) sangat digemari.

    Sepintas, fisik mi pangsit buatan Parman sama dengan bentuk mi pada umumnya. Selain menggunakan bahan dasar mi, Parman juga menggunakan daging ayam suwir, pangsit basah, daun bawang, seledri, dan beberapa bumbu lain yang menjadi bahan utama pembuatan mi pangsit tersebut. Letak istimewanya yang pertama, jika mi pangsit pada umumnya menggunakan kuah, mi pangsit buatan Parman justru tidak menggunakan kuah sama sekali.

    Keistimewaan kedua terletak pada nikmatnya sambal hijau buatannya. Jika pada mi pangsit di warung mi lain rasa pedasnya timbul dari sambal kuah merah yang terbuat dari cabai rawit, Parman lebih memfokuskan cabai rawit hijau sebagai bahan sambal di menu mi pangsitnya.

    Parman mengaku sengaja menggunakan sambal hijau untuk mendapatkan cita rasa unik pada mi pangsit hasil olahannya. Benar saja, saat dicoba pada mi pangsit bikinannya, rasa yang timbul begitu unik. Meski terbuat dari cabai rawit hijau, pedasnya tak terlalu menyengat dan rasanya pun gurih sehingga lidah pun terasa sangat sayang melewatkan momen mengunyah itu dalam waktu cepat.

    Soal gurihnya sambal hijau buatannya, Parman pun sedikit membuka rahasianya agar tidak terlalu pedas menyengat. Ternyata, untuk mendapatkan kenikmatan rasa sambal hijaunya, dia terlebih dulu mengukus cabai hijau, cabai rawit, tomat, dan bawang merah. Kemudian ditumbuk atau diulek sampai halus.

    "Setelah itu ditumis hingga layu, sambil tambahkan garam. Setelah itu, baru aduk sampai rata," katanya.

    Menurut dia, garam dan bumbu-bumbu yang dicampur dalam bahan sambal membuat rasa sambal menjadi gurih dan lebih nikmat. Tak hanya itu, pedasnya pun merata dan tak terlalu panas saat dimakan. Keharuman rasa sambal hijaunya pun membuat selera makan menjadi lebih membuncah seakan tak sabar menyantap menu mi pangsit sambal hijau tersebut.

    Untuk satu mangkuk mi pangsit kering, pengunjung cukup merogoh kocek Rp 6.000. Karena itu, selain rasa yang nikmat, murahnya harga juga menjadi alasan kenapa banyak orang datang ke tempatnya yang sederhana itu.

      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 1:50 pm