Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    mendambakan gadis lugu

    Share

    y3hoo

    486
    16.01.09

    mendambakan gadis lugu

    Post  y3hoo on Sat Mar 27, 2010 10:14 am

    Abdi Edison merasa bingung saat harus menentukan teman pendamping hidup. Harapannya ingin memiliki istri seorang gadis desa yang lugu. Namun karena dunia informasi yang berkembang hingga ke pelosok desa, rasanya ia kesulitan untuk menemukan gadis yang dicita-citakan itu.

    Sebagai pedoman, Abdi Edison berkesimpulan bahwa gadis lugu, adalah gadis yang tidak pernah melihat organ vital kaum pria. Hal ini akan dibuktikan dengan menunjukan 'miliknya' kepada sang gadis. Reaksi sang gadis akan menjadi parameter keluguannya.

    Tiga perempuan yang sudah dikencaninya dengan spontan menyebut 'miliknya' dengan kata 'rudal', yang berarti mereka pernah melihatnya karena kebanyakan orang juga menggunakan istilah rudal.

    Kini giliran Juminten. Begitu ditunjukkan 'barang' itu gadis desa itu pun dengan kalem bereaksi, "Eihh ekor tikus" sambil berusaha menangkapnya. Karena memang dikira seekor tikus yang tidak kelihatan kepalanya.

    Abdi Edison pun merasa cocok dengan Juminten, karena terbukti dia belum pernah melihat alat vital kaum pria. Tak mau terlambat, keduanya pun menikah.

    Di malam pertama Abdi Edison menerangkan pada Juminten tentang 'barangnya' itu, "Sayangku, ini bukan ekor tikus, tapi rudal."

    Namun kecil nyali Abdi setelah Juminten menjawab, "Ah bukan, itu ekor tikus, kalau rudal kan besar. Waktu jadi TKW di Arab aku pernah melihat Meriam." pusing2

    anak_dumai
    Super Mod

    205
    Age : 32
    Lokasi : Bandung
    21.12.09

    Re: mendambakan gadis lugu

    Post  anak_dumai on Sat Mar 27, 2010 7:48 pm

    [quote="y3hoo"]Abdi Edison merasa bingung saat harus menentukan teman pendamping hidup. Harapannya ingin memiliki istri seorang gadis desa yang lugu. Namun karena dunia informasi yang berkembang hingga ke pelosok desa, rasanya ia kesulitan untuk menemukan gadis yang dicita-citakan itu.

    Sebagai pedoman, Abdi Edison berkesimpulan bahwa gadis lugu, adalah gadis yang tidak pernah melihat organ vital kaum pria. Hal ini akan dibuktikan dengan menunjukan 'miliknya' kepada sang gadis. Reaksi sang gadis akan menjadi parameter keluguannya.

    Tiga perempuan yang sudah dikencaninya dengan spontan menyebut 'miliknya' dengan kata 'rudal', yang berarti mereka pernah melihatnya karena kebanyakan orang juga menggunakan istilah rudal.

    Kini giliran Juminten. Begitu ditunjukkan 'barang' itu gadis desa itu pun dengan kalem bereaksi, "Eihh ekor tikus" sambil berusaha menangkapnya. Karena memang dikira seekor tikus yang tidak kelihatan kepalanya.

    Abdi Edison pun merasa cocok dengan Juminten, karena terbukti dia belum pernah melihat alat vital kaum pria. Tak mau terlambat, keduanya pun menikah.

    Di malam pertama Abdi Edison menerangkan pada Juminten tentang 'barangnya' itu, "Sayangku, ini bukan ekor tikus, tapi rudal."

    Namun kecil nyali Abdi setelah Juminten menjawab, "Ah bukan, itu ekor tikus, kalau rudal kan besar. Waktu jadi TKW di Arab aku pernah

    wakakakakakaka

      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 5:13 pm