Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Alasan Mengapa Aku Memecat Sekretaris-ku

    Share

    bocahnakal

    234
    14.04.10

    Alasan Mengapa Aku Memecat Sekretaris-ku

    Post  bocahnakal on Thu Apr 15, 2010 11:07 am

    Dua minggu yang lalu merupakan ulang tahunku yang ke-35 dan mood-ku tidak terlalu baik pada pagi itu.

    Aku turun untuk sarapan dengan harapan istriku akan mengucapkan dengan penuh sukacita "Selamat Ulang Tahun suamiku tersayang!" dan mungkin saja dengan sebuah kado ulang tahun untukku. Waktu berlalu dan bahkan dia tidak mengucapkan selamat pagi. Aku berpikir, ya, itulah istri, tapi mungkin anak-anakku akan mengingat kalau hari ini aku berulang tahun.

    Anak-anak datang ke meja makan untuk sarapan namun mereka juga tidak mengatakan satu patah katapun. Akhirnya aku berangkat ke kantor dengan perasaan penuh kecewa dan sedih.

    Ketika aku masuk ke ruangan, sekertarisku, Janet, menyapaku "Selamat pagi Boss, Selamat Ulang Tahun!"

    Dan akhirnya aku merasa sedikit terobati mengetahui ada seseorang yang mengingat hari ulang tahunku.

    Aku bekerja sampai tengah hari dan kemudian Janet mengetuk pintu ruanganku dan berkata, "Apakah Anda tidak menyadari bahwa hari ini begitu cerah di luar dan hari ini adalah hari ulang tahun Anda, mari kita pergi makan siang, hanya kita berdua".

    Aku berkata "Wow, itu adalah perkataan yang luar biasa yang saya dengar hari ini, mari kita pergi".

    Kami berdua pergi makan siang. Kami tidak pergi ke tempat di mana kami biasanya makan siang, tetapi kami pergi ke tempat yang sepi. Kami memesan 2 botol wine dan sangat menikmati makan siang kami.

    Dalam perjalanan pulang ke kantor, dia berkata, "Anda tahu ini adalah hari yang begitu indah, Kita tidak perlu kembali ke kantor kan?"

    "Tidak perlu, saya pikir tidak perlu." jawabku.

    Lalu dia mengajak saya untuk mampir ke apartemennya.

    Setelah tiba di apartemennya, dia berkata, "Boss, jika Anda tidak keberatan, saya akan pergi ke ruang tidur dan melepaskan sesuatu agar lebih nyaman".

    Tentu saja sahutku dengan gembira. Dia pergi ke kamar tidur dan kira-kira enam menit kemudian dia keluar membawa kue ulang tahun yang besar diiringi oleh istri, anak-anakku dan sejumlah rekan kerja kami sambil menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun.

    Aku hanya duduk terpaku di sana… Di sebuah sofa panjang, telanjang tanpa sehelai benang… sad1 sad1 sad1

      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 5:26 am