Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Khasiat Sereh Wangi
Today at 5:37 pm by flade

» Pria Ini Menghasilkan 38 Juta Per Hari Sambil Jalan-jalan Keliling Dunia!
Fri Jan 20, 2017 11:19 am by jakarta

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

IKLAN ANDA


    Deteksi Penyakit Lewat Lingkar Pinggang

    Share

    jakarta

    445
    23.04.10

    Deteksi Penyakit Lewat Lingkar Pinggang

    Post  jakarta on Sat Apr 24, 2010 11:26 am

    VIVAnews - Jangan remehkan gangguan kesehatan yang terkesan sepele. Seperti ketika lingkar pinggang Anda bertambah, meski bobot tubuh ideal.

    Ukuran pinggang bisa memprediksi berbagai risiko kesehatan seperti penyakit jantung dan diabetes. Deteksi penyakit melalui ukuran pinggang ini dinilai cukup efektif dibandingkan lewat pengukuran indeks massa tubuh.

    Mengukur lingkar pinggang sangat mudah. Lingkarkan meteran tubuh yang biasa digunakan penjahit di atas pusar. Jika ukuran lingkar pinggang menyentuh angka 35 inci pada wanita dan 40 inci pada pria, atau lebih, perlu waspada karena masuk kategori bahaya.

    Lingkar pinggang wanita lebih dari 35 inci menunjukkan risiko sindroma metabolik. Suatu kumpulan kondisi yang meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung. Bahkan, ketika Anda memiliki berat badan yang cukup ideal.

    "Perut gendut dengan lingkar pinggang lebih dari ideal bisa menekan lemak di paru-paru. Terutama ketika menekuk pinggang akan membuat Anda sulit bernapas," kata Gerald Fletcher, MD, seorang ahli jantung di Mayo Clinic di Jacksonville, Florida.

    Untuk mengatasinya, lakukan olahraga secara teratur untuk membakar kalori tubuh. Perlu juga mengontrol denyut jantung secara rutin setalah melakukan latihan. Selain berolahraga, ganti karbohidrat berkadar gula tinggi seperti roti putih, permen dan biskuit dengan karbohidrat rendah kalori.

      Waktu sekarang Tue Jan 24, 2017 6:07 pm