Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    SEORANG PENARI

    Share

    MovingBlue

    637
    Age : 36
    18.01.09

    SEORANG PENARI

    Post  MovingBlue on Thu May 06, 2010 1:06 pm

    Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari
    sangat menonjol dibanding dengan rekan-2nya, sehingga dia seringkali
    menjadi juara di berbagai perlombaan yang diadakan. Dia berpikir,
    dengan apa yang dimilikinya saat ini, suatu saat apabila dewasa nanti
    dia ingin menjadi penari kelas dunia. Dia membayangkan dirinya menari
    di Rusia, Cina, Amerika, Jepang, serta ditonton oleh ribuan orang
    yang memberi tepuk tangan kepadanya.

    Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal
    dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat, dan dari tangan
    dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis
    muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan
    sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan
    menjadi muridnya.

    Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berhasil menjumpai
    sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah pagelaran tari. Si
    gadis muda bertanya "Pak, saya ingin sekali menjadi penari kelas
    dunia. Apakah anda punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari ?
    Saya ingin tahu pendapat anda tentang tarian saya". "Oke,
    menarilah di depan saya selama 10 menit", jawab sang pakar.

    Belum lagi 10 menit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu
    berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan
    sepatah kata pun. Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang
    pakar. Si gadis langsung berlari keluar. Pulang kerumah, dia
    langsung menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya

    sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak
    ada apa-apanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu
    tarinya, dan dia lemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia
    bersumpah tidak pernah akan lagi menari.

    Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan
    tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi
    keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan dari sebuah toko di sudut jalan.

    Suatu hari, ada sebuah pagelaran tari yang diadakan di kota itu.

    Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang
    panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih.
    Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke pagelaran tari
    tersebut. Seusai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang
    panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya
    kepada sang pakar. Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan
    kemudian mereka bercerita secara akrab.

    Si ibu bertanya ", Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di
    hati saya. Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda
    bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat
    itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja,
    tanpa mengatakan sepatah katapun ?".

    "Oh ya, saya ingat peristiwanya. Terus terang, saya belum pernah
    melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu
    akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu
    tiba-2 berhenti dari dunia tari", jawab sang pakar.
    Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawaban sang pakar. "Ini
    tidak adil", seru si ibu muda. "Sikap anda telah mencuri semua
    impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa anda
    meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa menit.
    Anda seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja.
    Mestinya saya bisa menjadi penari kelas dunia. Bukan hanya menjadi pelayan toko !".

    Si pakar menjawab lagi dengan tenang "Tidak …. Tidak, saya
    rasa saya telah berbuat dengan benar. ANDA TIDAK HARUS MINUM ANGGUR
    SATU BAREL UNTUK MEMBUKTIKAN ANGGUR ITU ENAK. Demikian juga saya.

    Saya tidak harus menonton anda 10 menit untuk membuktikan tarian anda
    bagus. Malam itu saya juga sangat lelah setelah pertunjukkan. Maka
    sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan
    berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda
    sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda camkan,
    bahwa ANDA MESTINYA FOKUS PADA IMPIAN ANDA, BUKAN PADA UCAPAN ATAU
    TINDAKAN SAYA.

    "Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah sepele. Seandainya
    anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetapi
    menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia."

    MUNGKIN ANDA SAKIT HATI PADA WAKTU ITU, TAPI SAKIT HATI ANDA AKAN
    CEPAT HILANG BEGITU ANDA BERLATIH KEMBALI. TAPI SAKIT HATI KARENA
    PENYESALAN ANDA HARI INI TIDAK AKAN PERNAH BISA HILANG SELAMA-LAMANYA

    Sahabat,
    belajar untuk tetap fokus, tidaklah mudah...tetapi menjadi apa anda dimasa depan akan ditentukan sikap anda hari ini ketika menghadapi tantangan...


    _________________

      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 7:16 am