Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ribuan Orang Cedera Saat "Ngeseks"

    Share

    daun.kuning

    268
    17.11.09

    Ribuan Orang Cedera Saat "Ngeseks"

    Post  daun.kuning on Mon May 10, 2010 12:59 pm

    LONDON, KOMPAS - Ratusan ribu warga Inggris setiap tahun mengalami cedera dalam keheningan akibat terluka atau cedera saat berhubungan seks. Mereka umumnya malu untuk mengungkapkan sebab cederanya.

    Sebuah survei terbaru, sebagimana diberitakan Telegraph, Minggu (9/5), menemukan, sepertiga dari populasi orang dewasa Inggris, sekitar 18 juta orang, mengalami sakit atau aneka cedera selama atau setelah bergelut dengan penuh gairah. Otot yang tertarik muncul sebagai keluhan paling umum, diikuti cedera punggung, karpet yang terbakar, leher kaku dan siku atau lutut yang berbentur (memar).

    Sebanyak 40 persen baru menyadari bahwa mereka terluka atau cedera pada pagi hari. Rupanya, saking bersemangatnya berhubungan seks mereka sampai tidak begitu memperhatikan kalau saat itu terjadi luka atau cedera. Survei itu juga melaporkan, sebanyak lima persen orang mengambil cuti kerja karena cedera yang terjadi saat berhubungan seks.

    Dua persen bahkan mengalami patah tulang, sementara yang lainnya menderita memar bahu, lutut bengkok, pergelangan kaki terkilir atau pergelangan dan jari-jari tertekuk.

    Sofa ternyata menjadi tempat paling berisiko untuk melakukan hubungan seks, terutama karena jumlah gelas minuman dan piring masih tergeletak di sekitar sofa saat gairah memuncak dan tak lagi tertahankan. Tangga berada di urutan kedua disusul mobil keluarga dan kamar mandi. Lokasi berbahaya lainnya termasuk kursi, meja dapur, kamar mandi, taman dan lemari kantor.

    Satu dari 10 orang mengatakan, mereka atau pasangannya pernah jatuh dari tempat tidur saat berhubungan seks dan satu dari 50 orang mengatakan, mereka pernah jatuh dari sebuah mesin cuci ketika mereka melancarkan aksi.

    Selain resiko nyawa dan anggota tubuh, survei itu juga menemukan bagaimana berhubungan seks bisa meninggalkan jejak kerusakan di sekitar rumah, dengan kerangka tempat tidur, gelas anggur dan bingkai foto merupakan barang yang paling berisiko rusak. Sejumlah orang yang lebih energik mengakui, mereka secara tak sengaja bahkan menjebol dinding atau memecahkan laci atau pintu.

    Hampir empat dari 10 orang mengaku memiliki sesuatu yang rusak di sekitar rumah akibat aksi tak terkendali saat berhubungan seks yang jika dihitung nilai kerusakannya bisa mencapai 154 poundsterling (Rp 2 juta).

    Seorang juru bicara www.phonepiggybank.com, perusahaan daur ulang ponsel, yang melakukan jajak pendapat itu mengatakan, "Seks merupakan urusan yang berisiko sekarang ini."

    Ia melanjutkan, "Ada banyak bahaya di dalam dan sekitar rumah yang dapat menimbulkan cedera parah jika orang tidak berhati-hati. Kami terheran-heran saat mengetahui bahwa bahkan kamar tidur dapat menjadi lokasi berbahaya bagi orang-orang tertentu."

    "Saran kami ialah singkirkan setiap benda berbahaya sebelum Anda berencana untuk mulai bercinta dan berhati-hati ketika lagi beraksi."

      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 3:34 pm