Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Keperawanan dan Keperjakaan dilelang

    Share

    mikelia

    96
    11.11.09

    Keperawanan dan Keperjakaan dilelang

    Post  mikelia on Wed May 12, 2010 10:36 pm

    aje gile..Seorang pembuat film dokumenter Australia telah meyakinkan sejumlah anak muda untuk tampil dalam sebuah program reality televisi. Dalam program itu, mereka melelang keperawanan atau keperjakaannya kepada penawar tertinggi.

    Namun, Justin Sisley, si pembuat film yang nekat itu, terpaksa memindahkan acara lelang tersebut dari negara bagian Australia, Victoria, ke Nevada di Amerika Serikat. Pihak berwajib Australia mengancam akan menuntutnya melakukan prostitusi jika pembuatan film itu berlanjut.

    Sisley telah membuat publik marah dengan proyek kontroversial itu. Ia mengaku punya setidaknya tiga peserta yang bersedia. Keluarga Senator Steve Fielding melukiskan film dokumenter semacam itu sebagai sesuatu yang "absurd, konyol, dan menjijikkan".

    Menurut sebuah laporan di harian Sydney Daily Telegraph, yang juga dilansir Telegraph, Selasa (11/5/2010), para perawan dan perjaka akan dibayar masing-masing 20.000 dollar AS untuk ambil bagian dalam pelelangan dan akan menerima 90 persen dari "harga jual" mereka. Sisanya, 10 persen, akan menjadi hak rumah bordil di Nevada yang menjadi tuan rumah acara tersebut.

    Tawaran awal akan dilakukan secara online, tetapi para penawar harus menghadiri bagian akhir dari pelelangan. Mereka harus datang langsung, bertemu muka dengan orang-orang yang keperawanan atau keperjakaannya mereka tawar.

    Seorang perempuan 21 tahun dari Sydney, yang menggunakan nama Veronica, mengatakan, dia mendaftar untuk ikut pelelangan demi mendapatkan uang dan menantang persepsi tradisional tentang seks. "Secara teknis saya menjual keperawanan saya untuk uang, secara teknis pula itu akan digolongkan sebagai pelacuran. Namun, itu tidak akan menjadi sesuatu yang rutin sehingga saya berpikir saya dapat memberi justifikasi bahwa saya bukanlah seorang pelacur," katanya kepada harian itu. "Saya tidak berpikir saya akan menyesal karena hal itu."

    Salah seorang perjaka, yang diidentifikasi hanya sebagai Alex, mengatakan, ia mengajukan aplikasi sebagai cara untuk bertemu seseorang.

    Sisley mengaku, rencananya tidak populer di kalangan orang tua perserta yang terlibat. "Mereka membenci saya," katanya.

      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 5:14 am