Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    'Calon' Bunuh Diri Berakhir di Pelaminan

    Share
    avatar
    mikelia

    92
    11.11.09

    'Calon' Bunuh Diri Berakhir di Pelaminan

    Post  mikelia on Wed May 12, 2010 10:45 pm

    Manusia berencana, namun Tuhan yang menentukan. Nasihat klise ini betul-betul terjadi pada seorang pemuda asal Rusia, Andriej Ivanov (26).

    Seperti dikutip dari laman Orange edisi Selasa 11 Mei 2010, Andriej berencana mengakhiri hidup di sebuah jembatan karena tak kuat menjalani hidup tanpa tunangannya yang tewas karena kecelakaan sehari sebelum pernikahan.

    Andriej pun berencana terjun dari jembatan di Ufa, Rusia. Tapi, saat berada di tepi tiang di jembatan itu dan bersiap loncat, Andriej melihat seorang perempuan yang berpegangan di pegangan tangga di jembatan tersebut. Perempuan yang juga hendak bunuh diri itu belakangan diketahui bernama Maria Petrova (21). Dia dibuang orang tuanya karena hamil tanpa suami.

    Hanya beberapa detik sebelum terjun ke sungai Belaya yang membeku saat Andriej menarik Maria dari tepi jembatan.

    "Sesuatu di hati saya mengatakan bahwa dia tidak boleh melakukan itu walau hati saya sedang hancur lebur saat itu," kata Andriej. Dia mengaku mengurungkan niat bunuh diri dan menolong perempuan itu.

    Setelah aksi tersebut, Andriej dan Maria kemudian saling berpelukan dan menangis. Lalu, mereka saling bercerita sepanjang malam. Mereka pun sepakat saling menolong dalam melalui proses luka batin.

    Saat ini, mereka malah berencana akan menikah setelah memberitahu seluruh keluarga besar. "Semua penderitaan itu sangat berharga karena mempertemukan saya dengan Andriej," kata Maria.

      Waktu sekarang Thu Jul 27, 2017 7:44 pm