Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    'Calon' Bunuh Diri Berakhir di Pelaminan

    Share

    mikelia

    96
    11.11.09

    'Calon' Bunuh Diri Berakhir di Pelaminan

    Post  mikelia on Wed May 12, 2010 10:45 pm

    Manusia berencana, namun Tuhan yang menentukan. Nasihat klise ini betul-betul terjadi pada seorang pemuda asal Rusia, Andriej Ivanov (26).

    Seperti dikutip dari laman Orange edisi Selasa 11 Mei 2010, Andriej berencana mengakhiri hidup di sebuah jembatan karena tak kuat menjalani hidup tanpa tunangannya yang tewas karena kecelakaan sehari sebelum pernikahan.

    Andriej pun berencana terjun dari jembatan di Ufa, Rusia. Tapi, saat berada di tepi tiang di jembatan itu dan bersiap loncat, Andriej melihat seorang perempuan yang berpegangan di pegangan tangga di jembatan tersebut. Perempuan yang juga hendak bunuh diri itu belakangan diketahui bernama Maria Petrova (21). Dia dibuang orang tuanya karena hamil tanpa suami.

    Hanya beberapa detik sebelum terjun ke sungai Belaya yang membeku saat Andriej menarik Maria dari tepi jembatan.

    "Sesuatu di hati saya mengatakan bahwa dia tidak boleh melakukan itu walau hati saya sedang hancur lebur saat itu," kata Andriej. Dia mengaku mengurungkan niat bunuh diri dan menolong perempuan itu.

    Setelah aksi tersebut, Andriej dan Maria kemudian saling berpelukan dan menangis. Lalu, mereka saling bercerita sepanjang malam. Mereka pun sepakat saling menolong dalam melalui proses luka batin.

    Saat ini, mereka malah berencana akan menikah setelah memberitahu seluruh keluarga besar. "Semua penderitaan itu sangat berharga karena mempertemukan saya dengan Andriej," kata Maria.

      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 12:23 pm