Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    sama-sama pelupa

    Share

    bocahnakal

    234
    14.04.10

    sama-sama pelupa

    Post  bocahnakal on Sat May 15, 2010 1:11 pm

    Harto adalah seorang suami yang sering 'Jajan' di komplek lokalisasi. Suatu malam ketika ia selesai kencan dengan isterinya sendiri, Harto langsung menyerahkan uang lima puluh ribu kepada sang isteri dan buru-buru mengenakan celana panjang.

    Saat sang isteri pergi ke kamar mandi, Harto baru sadar bahwa kebiasaan itu hanya berlaku untuk seorang pelacur yang melayaninya, bukan untuk sang isteri.

    "Celaka ! Pasti isteriku akan tahu kalau aku sering jajan di tempat begituan?!" gumam Harto dengan cemas.

    Ia tak punya alasan untuk menarik kembali uangnya itu.

    Tapi ketika sang isteri keluar dari kamar mandi, ternyata ia langsung di dekati oleh sang isteri yang berwajah berang.

    Sang isteripun membentaknya: "Hei, kurang nich! Biasanya seratus ribu, kenapa kau kasih cuma lima puluh
    ribu?!"

    Harto : "Biasanya... ?!"

    "Oh, hmm, eeh... anu... maksudku..." sang isteripun gugup dan pucat sekali. joget2 joget2

      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 1:28 am