Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Google Temukan Ribuan Software Antivirus Palsu

    Share

    jakarta

    514
    23.04.10

    Google Temukan Ribuan Software Antivirus Palsu

    Post  jakarta on Tue Jun 01, 2010 8:12 am


    Software antivirus palsu kini sedang menjamur di Internet, dimana pembuatnya menggunakan metode yang pintar untuk membodohi user agar mau meng-instal program tersebut, menurut report dari Google. Google membuat study yang dilakukan dalam waktu 13 bulan dengan melihat 240 juta halaman web. Google mmperkirakan 11,000 dari domain web tersebut telah mendistribusikan program antivirus palsu, dan 15 persen di antaranya memiliki software berbahaya di web.

    Terdapat ribuan software antivirus palsu, namun semuanya hanya memberitahukan berita yang salah tentang computer user yang terkena infeksi malware. Program tersebut kemudian mendorong user untuk membeli software tersebut, yang tampak asli namun tidak memiliki fungsi yang nyata. “Kebanyakan situs pemasok antivirus palsu menggunakan JavaScript kompleks untuk support user interface Windows.” ulas Google.

    Namun, berkat adanya komplain pengadilan district U.S., US Federal Trade Commission (FTC), sebanyak 6 orang dan 2 perusahaan diminta untuk menghentikan membuat dan menjual product keamanan palsu, seperti WinFixer, WinAntivirus, DriveCleaner, ErrorSafe dan XP Antivirus

      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 5:12 pm