Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    deteksi kebohongan

    Share

    jakarta

    522
    23.04.10

    deteksi kebohongan

    Post  jakarta on Tue Jun 01, 2010 9:08 am

    Sebuah robot pendeteksi kebohongan diciptakan oleh seorang bapak professor ternama, secara diam-diam.

    Jika robot tersebut mendengar kebohongan, maka akan secara otomatis menampar orang yang mengatakannya.

    Suatu ketika…

    “Kamu dari mana? kok pulangnya telat?” tanya professor.

    “Ada pelajaran tambahan, Pa.” jawab si anak.

    Plak!! Si robot menampar si anak…

    “Kamu bohong. Robot buatan papa ini sudah menampar kamu, berarti kamu bohong.” kata professor.

    “Maaf, Pa. Saya tadi… nonton film sinetron di rumah teman.” jawab si anak.

    Plak!! Si robot menampar si anak lagi.

    “Film…film ‘itu’, Pa.” jawab si anak sambil kesakitan.

    “Kamu itu yah, masih kecil aja suka nonton film begituan. Keterlaluan kamu! Perasaan, papa dulu waktu seumuran kamu aja gak pernah melakukan hal senakal kamu!” maki si professor terhadap anaknya.

    Plak!! Lalu sejenak suasana hening.

    Kemudian, si istri professor pun keluar.

    “Papa, apaan seh ribut-ribut?! Namanya anak, dimana-mana buah jatuh gak jauh dari pohonnya kan? Gitu-gitu kan juga anak kamu…” kata si istri professor.

    Plak!! Tiba-tiba si robot menampar sang istri.

    wah rupanya dia bukan anak saya "gumam sang profesor"

      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 5:22 am