Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Yesterday at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Mengapa Orang Bisa Kecanduan Seks

    Share

    jakarta

    514
    23.04.10

    Mengapa Orang Bisa Kecanduan Seks

    Post  jakarta on Fri Jun 11, 2010 6:15 am


    Kecanduan seks atau hiperseks termasuk kategori penyimpangan seksual. Memang susah disembuhkan, tetapi bukan berarti tak mungkin. Terlebih banyak kasus itu lebih berkaitan dengan masalah kejiwaan, ketimbang masalah fisik.

    Seorang yang tergolong pecandu seks adalah orang yang memiliki kelainan dorongan seksual, dan tidak bisa mengendalikan hasrat tersebut, seperti yang dikutip dari www.intent.com.

    Dari segi kejiwaan, ada beberapa sebab yang bisa menimbulkan kecanduan seks, yaitu :

    Pertama, seks sebagai satu-satunya cara berkomunikasi. Biasanya terjadi pada orang yang tidak mampu membuka diri dan berkomunikasi dengan baik. Jadi, kalau dia mau berkomunikasi, ujung-ujungnya lewat hubungan intim.

    Kedua, pelepas ketegangan. Pada pekerjaan dengan tingkat stres tinggi, seringkali melampiaskan ketegangan dengan cara berhubungan seksual.

    Ketiga, terobsesi segala hal berbau seks, meski sebenarnya dalam dirinya timbul konflik karena sadar terobsesi oleh seks itu tidak baik.

    Keempat, gangguan jiwa, yang menganggap dirinya yang paling hebat, termasuk dalam hal seks.

    pKelima, erasaan rendah diri (inferiority). Misalnya, seseorang tak kunjung memberikan kontribusi bagus untuk kehidupan rumah tangga, atau memiliki latar belakang keluarga, status sosial, atau pendidikan yang lebih rendah dari Anda, dia bisa melampiaskan rasa rendah diri ini dengan ‘kegagahan' di tempat tidur.

    Lantas, bisakah disembuhkan? Jalan terbaik bila pasangan atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan gejala kecanduan seks, Anda membawanya berkonsultasi, sekaligus melakukan evaluasi lebih jauh untuk memastikannya kepada psikiater atau psikolog. Setidaknya mereka ini bisa mengetahui kondisi kejiwaan pasangan Anda.

    Nah, terapi kecanduan seks ini dari segi kejiwaan dipakai metode Cognitive Behaviour Therapy (CBT), yaitu terapi psikologis yang menghubungkan emosi (pikiran) seseorang dengan perilaku dan lingkungannya. Jadi, si terapis kejiwaan itu mencoba menggali apa yang ada di dalam pikiran pasien, agar bisa diberikan terapi yang tepat.

      Waktu sekarang Wed Sep 28, 2016 10:28 am