Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Rahasia Merawat Kain Tenun

    Share
    avatar
    pravda

    259
    07.06.10

    Rahasia Merawat Kain Tenun

    Post  pravda on Mon Jun 14, 2010 1:04 pm



    Jadi wajar, bila kain tenun harus mendapatkan perawatan maksimal.

    Selembar kain tenun tradisional dibuat dengan kesabaran tinggi. Proses pembuatannya saja bisa memakan waktu satu tahun.

    Untuk mewarnai benangnya saja membutuhkan waktu enam bulan. Belum lagi proses pembuatannya, yang membutuhkan waktu sekitar enam bulan hingga satu tahun. Maka jika anda mempunyai kain tenun tradisional, anda harus benar-benar merawatnya dengan baik.

    Pendiri Yayasan Pecinta Budaya Bebali I Made Maduarta, membagi ilmu, rahasia, serta tips untuk merawat kain tenun kepada VIVAnews di Ubud Bali, Minggu, 24 Mei 2009.

    Jika kain tenun tidak dipakai sehari-hari maka sebaiknya jangan disimpan dengan cara dilipat. Caranya, sediakan pipa atau kayu panjang untuk menggulung kain tenun tersebut. Caranya, tenun tersebut lapisi dengan kain kemudian gulung atau digantung.

    Jika dipakai sehari-hari, maka jangan mencuci kain tenun dengan sabun detergen. Namun anda bisa memakai sabun cair, atau sabun pencuci piring.

    Anda bisa menggunakan bahan tradisional seperti klerek. Sebaiknya kain tenun jangan dikucek, namun hanya dibilas saja dengan sabun. Jemur di tempat teduh agar warnanya tak kusam.

      Waktu sekarang Mon Jul 24, 2017 5:46 am