Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Rahasia Merawat Kain Tenun

    Share

    pravda

    260
    07.06.10

    Rahasia Merawat Kain Tenun

    Post  pravda on Mon Jun 14, 2010 1:04 pm



    Jadi wajar, bila kain tenun harus mendapatkan perawatan maksimal.

    Selembar kain tenun tradisional dibuat dengan kesabaran tinggi. Proses pembuatannya saja bisa memakan waktu satu tahun.

    Untuk mewarnai benangnya saja membutuhkan waktu enam bulan. Belum lagi proses pembuatannya, yang membutuhkan waktu sekitar enam bulan hingga satu tahun. Maka jika anda mempunyai kain tenun tradisional, anda harus benar-benar merawatnya dengan baik.

    Pendiri Yayasan Pecinta Budaya Bebali I Made Maduarta, membagi ilmu, rahasia, serta tips untuk merawat kain tenun kepada VIVAnews di Ubud Bali, Minggu, 24 Mei 2009.

    Jika kain tenun tidak dipakai sehari-hari maka sebaiknya jangan disimpan dengan cara dilipat. Caranya, sediakan pipa atau kayu panjang untuk menggulung kain tenun tersebut. Caranya, tenun tersebut lapisi dengan kain kemudian gulung atau digantung.

    Jika dipakai sehari-hari, maka jangan mencuci kain tenun dengan sabun detergen. Namun anda bisa memakai sabun cair, atau sabun pencuci piring.

    Anda bisa menggunakan bahan tradisional seperti klerek. Sebaiknya kain tenun jangan dikucek, namun hanya dibilas saja dengan sabun. Jemur di tempat teduh agar warnanya tak kusam.

      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 12:23 pm