Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Bendera Belanda

    Share

    bocahnakal

    234
    14.04.10

    Bendera Belanda

    Post  bocahnakal on Mon Jun 14, 2010 1:13 pm

    Ini sungguh kejadian yang menjengkelkan. Satu bentuk pelecehan nasionalisme kita. Siapapun terusik. Bendera Belanda pekan lalu di Gunung Jaya Wijaya sudah mulai berkibar. Campur tangan asing makin kentara.

    Sekjen Dewan Papua Thoha Al Hamid menceritakan kepada saya semalam. Tentu berkibarnya bendera Belanda membuat aparat polisi meradang. Maka satu peleton polisi pun dikirmi ke sana. Mereka merayap, siaga penuh. Sambil mengendap-endap, senjata laras panjang pun mulai terkokang. Sang komandan sesekali berkomunikasi melalui HT. Dalam jarak 100 meter mereka mengepung rumah itu. Semuanya siaga penuh.

    Wajar saja. Mereka geram, karena tidak hanya bendera OPM yang sering berkibar di sana. Kini malah bendera Belanda. Papua memang ibarat kubangan tambang emas. Baik Amerika maupun Uni Eropa semua berebut menambang kekayaan alam di sana. Diam-diam, perang kepentingan sudah berkecamuk keras. Meski sebenarnya pemerintah Indonesia masih adem ayem saja.

    Lima polisi kemudian menggebrak rumah itu. Para penghuni histeris. Jhon Mambo, pemilik rumah, meski dikepung dua peleton polisi tetap tenang saja. Ia yang berprofesi pengacara tentu tahu prosedur. Katanya, "Ada apa ini?"

    Polisi pun nyahut, "Anda mengibarkan bendera Belanda, Anda kami tangkap, Ayo ke markas" satu polisi menarik keras Jhon. Tapi tangan kekar Jhon menampiknya. Ia tidak kalah galaknya. Katanya, "Bapak ini kurang kerjaan, apa? Saya memang mengibarkan bendera Belanda. Karena saya pendukung kesebelasan Belanda. Lihat tuh... !!!" Jhon menunjuk kepala suku yang rumahnya berjarak 200 meter ke arah bawah. "Itu bendera Brasil berkibar...." joget2 joget

      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 9:32 pm