Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Si Kecil yang lagi Frustasi

    Share

    daun.kuning

    268
    17.11.09

    Si Kecil yang lagi Frustasi

    Post  daun.kuning on Thu Jun 17, 2010 1:21 pm

    Secara psikologis, ada sejumlah faktor yang berpengaruh pada perkembangan emosi manusia, yakni kematangan persepsi, tingkat perkembangan bahasa, dan faktor-faktor temperamen.

    Kemarahan pada anak biasanya muncul karena dipicu sebagai reaksi terhadap rasa frustasi, sakit hati dan karena perasaan terancam. Tapi reaksi yang kerap terjadi, biasanya karena disebabkan oleh frustasi dan sakit hati.


    Namun reaksi marah itu dapat dibagi menjadi dua kategori, yakni marah impulsif dan marah yang tersimpan. Marah impulsif biasanya ditunjukan lewat reaksi fisik, bisa juga verbal. Ada yang sifatnya ringan dan juga berat. Biasanya anak akan cenderung menyakiti orang lain, seperti memukul, menendang, menggigit, mendorong da lain-lain.

    Jika si kecil termasuk jenis marah yang tersimpan, ia cenderung tidak akan menunjukkannya. Biasanya si kecil akan langsung menarik diri atau melarikan diri dari orang yang menyakiti atau menyebabkannya marah.

    Sikap mengamuk pada anak umumnya sering terjadi di usia anak 4 tahun pertama. Luapan emosi yang ditampilkan anak bisa Anda lihat berupa tangisan, jeritan, melempar barang, pukulan atau dengan berguling-guling di lantai dan sulit dibujuk untuk beranjak dari tempat tersebut.

    Kebiasaan negatif ini, biasanya sering dilakukan anak usia bawah lima tahun (balita) bila anak mengetahui bahwa dengan cara itu, ia akan memmperoleh keinginannya. Penyebab lainnya biasanya karena kemanjaan dan perilaku kurang matang didikan yang terjadi pada anak.

      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 12:22 am