Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    minyak kayu manis mampu jegah infeksi

    Share

    mata_dewa

    125
    01.04.10

    minyak kayu manis mampu jegah infeksi

    Post  mata_dewa on Sat Jun 19, 2010 10:05 am

    Banyak ahli kesehatan menyarankan untuk membuat sendiri cairan pembersih yang berasal dari bahan alami, yaitu berbahan dasar minyak kayu manis. "Kayu manis mengandung zat antimikrobakteri yang sangat efektif.


    Pada 2008 menunjukkan minyak kayu manis dengan konsentrasi 10%, sangat efektif menangkal bakteri staphylococcus, e-coli dan beberapa jenis bakteri yang tidak bisa diatasi dengan antibiotik karena sudah resisten.

    Dr. Lawrence D. Rosen, seorang dokter anak asal New Jersey, Amerika Serikat merekomendasikan cairan pembersih tangan alami dalam blog nya Ia menuliskan cara membuat cairan pembersih tangan sendiri yang disebut Thieves oil Penelitian terbaru menunjukan, minyak kayu manis bisa mematikan bakteri penyebab infeksi. Penelitian yang dilakukan tim peneliti Prancis

    Agar terhindar dari virus dan bakteri pemicu penyakit terutama di musim hujan kita sering menggunakan cairan pembersih tangan hand sanitizer yang banyak dijual dipasaran. Tetapi hal tersebut bukan tanpa risiko. Jika sering menggunakannya, tubuh bisa menjadi resisten terhadap bakteri karena cairan mengandung antibiotik.

      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:20 pm