Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Kota Bawah Tanah Ditemukan di Mesir

    Share
    avatar
    via

    863
    04.03.09

    Kota Bawah Tanah Ditemukan di Mesir

    Post  via on Mon Jun 21, 2010 1:15 pm

    Kota Bawah Tanah Ditemukan di Mesir

    Tim arkeolog Austria berhasil mendapatkan foto sketsa kota bawah tanah di Mesir dengan menggunakan teknik pemetaan radar (radar imaging). Departemen Barang Antik Mesir, Ahad (20/6) waktu setempat, mengatakan para arkeolog berusaha memecahkan misteri kota bawah tanah tersebut.

    Mesir sempat dikuasai oleh Hyksos, kaum petarung dari Asia, selama seabad dari 1664-1569 sebelum masehi. Mereka diketahui membuat pusat kota di sekitar wilayah muara sungai bagian utara Mesir.

    Irene Mueller, kepada tim ekspedisi Austria menjelaskan tujuan utama dari projek ini adalah mengetahui sampai sejauh mana kota bawah tanah berujung. Imej radar menunjukkan sketsa kasar sejumlah ruas jalan, rumah, dan kuil. Peradaban hilang ini berada di bawah kota modern Tel al-Dabaa.

    Seorang arkeolog, Zahi Hawass menghimbau teknik non-invasif adalah cara terbaik untuk menguak tabir kota bawah tanah ini. Pasalnya, kawasan muara sungai Mesir terbilang dipadati ratusan ribu penduduk, membuat penggalian sulit dilakukan. Tim arkeolog Austria telah terjun dalam projek ini sejak 1975

      Waktu sekarang Tue Aug 22, 2017 2:20 am