Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Berudu Bisa Menjadi Obat Kanker Kulit

    Share
    avatar
    daun.kuning

    272
    17.11.09

    Berudu Bisa Menjadi Obat Kanker Kulit

    Post  daun.kuning on Mon Jun 21, 2010 2:05 pm

    Senyawa pada berudu dapat menghentikan pertumbuhan sel penyebab kanker kulit, melanoma.


    Siapa sangka berudu kecil yang sering kita lihat di selokan ternyata bisa menjadi bahan obat kanker kulit. Menurut peneliti, senyawa yang terdapat dalam berudu atau anak katak ini dapat menghentikan pertumbuhan sel penyebab kanker kulit, melanoma.

    Penelitian di Inggris mengungkapkan hal tersebut setelah melakukan eksperimen dengan berudu. Hasil penelitian tersebut, didapatkan kesimpulan kandungan dalam berudu ternyata dapat menghentikan pertumbuhan dan pergerakan pigmen sel melanoma.

    Melanoma merupakan sel kanker yang sangat agresif. Dan, bagi penderita kanker sel ini sangat sulit dihentikan. Pertumbuhannya yang tidak terkontrol merupakan penyebab kematian penderita kanker kulit.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, terdapat sekitar 60.000 orang di dunia yang meninggal tiap tahunnya karena akibat kulit. Dan, penyebab utama penyakit ini adalah terlalu sering terkena paparan ultraviolet dari matahari.

    "Sekali sel melanoma bermigrasi ke bagian tubuh lain, maka akan sulit untuk menghentikan pertumbuhannya. Operasi atau kemoterapi juga akan sulit untuk menghentikannya," kata Grant Wheeler, kepala peneliti,di Universitas Britain.

    Wheeler dan tim penelitinya meneliti berudu jenis Xenopus laevis, yang berasal Afrika Selatan. Mereka memeriksa 2000 senyawa yang terdapat pada berudu tersebut. Dan, memberikannya pada National Cancer Institute, AS. Senyawa itu berpotensi untuk menghentikan pergerakan sel melanoma.

    Senyawa tersebut diberi nama metalloproteinase atau NSC 84093. Peneliti memecahkan senyawa dalam air dan memfertilisasi telur-telur katak. Saat embrio berubah menjadi berudu,pergerakan pigmen melanoma dapat terhenti. Dan, katak kecil tidak berkembang seperti biasanya. Penemuan tersebut dipublikasi dalam Cell Press journal Chemistry and Biology.

    "Langkah selanjutnya adalah mencoba senyawa ini pada spesies lain dan semoga dapat dijadikan sebagai obat kanker kulit pada manusia,"kata Wheeler.

      Waktu sekarang Thu Aug 17, 2017 6:34 am