Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Berudu Bisa Menjadi Obat Kanker Kulit

    Share

    daun.kuning

    268
    17.11.09

    Berudu Bisa Menjadi Obat Kanker Kulit

    Post  daun.kuning on Mon Jun 21, 2010 2:05 pm

    Senyawa pada berudu dapat menghentikan pertumbuhan sel penyebab kanker kulit, melanoma.


    Siapa sangka berudu kecil yang sering kita lihat di selokan ternyata bisa menjadi bahan obat kanker kulit. Menurut peneliti, senyawa yang terdapat dalam berudu atau anak katak ini dapat menghentikan pertumbuhan sel penyebab kanker kulit, melanoma.

    Penelitian di Inggris mengungkapkan hal tersebut setelah melakukan eksperimen dengan berudu. Hasil penelitian tersebut, didapatkan kesimpulan kandungan dalam berudu ternyata dapat menghentikan pertumbuhan dan pergerakan pigmen sel melanoma.

    Melanoma merupakan sel kanker yang sangat agresif. Dan, bagi penderita kanker sel ini sangat sulit dihentikan. Pertumbuhannya yang tidak terkontrol merupakan penyebab kematian penderita kanker kulit.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, terdapat sekitar 60.000 orang di dunia yang meninggal tiap tahunnya karena akibat kulit. Dan, penyebab utama penyakit ini adalah terlalu sering terkena paparan ultraviolet dari matahari.

    "Sekali sel melanoma bermigrasi ke bagian tubuh lain, maka akan sulit untuk menghentikan pertumbuhannya. Operasi atau kemoterapi juga akan sulit untuk menghentikannya," kata Grant Wheeler, kepala peneliti,di Universitas Britain.

    Wheeler dan tim penelitinya meneliti berudu jenis Xenopus laevis, yang berasal Afrika Selatan. Mereka memeriksa 2000 senyawa yang terdapat pada berudu tersebut. Dan, memberikannya pada National Cancer Institute, AS. Senyawa itu berpotensi untuk menghentikan pergerakan sel melanoma.

    Senyawa tersebut diberi nama metalloproteinase atau NSC 84093. Peneliti memecahkan senyawa dalam air dan memfertilisasi telur-telur katak. Saat embrio berubah menjadi berudu,pergerakan pigmen melanoma dapat terhenti. Dan, katak kecil tidak berkembang seperti biasanya. Penemuan tersebut dipublikasi dalam Cell Press journal Chemistry and Biology.

    "Langkah selanjutnya adalah mencoba senyawa ini pada spesies lain dan semoga dapat dijadikan sebagai obat kanker kulit pada manusia,"kata Wheeler.

      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 9:18 pm