Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Sepatu Bernuansa Etnik Sungguh Sangat Unik

    Share

    lily.putih

    120
    Age : 37
    10.08.09

    Sepatu Bernuansa Etnik Sungguh Sangat Unik

    Post  lily.putih on Wed Jun 23, 2010 12:43 pm

    Sepatu Bernuansa Etnik Sungguh Sangat Unik

    Unsur etnik akan menjadi primadona dalam tren fashion tahun ini, tak hanya di dalam negeri, tapi juga mancanegara. Membuka awal pergantian tahun, Louis Vuitton meluncurkan koleksi sepatu untuk Spring 2009 yang sebagian besar rancangannya bernuansa etnik.
    Hal itu ditandai dengan hiasan manik-manik besar dari kayu, kuningan dan bulu-bulu yang menjuntai. High-heels bertali sangat dominan dalam koleksinya kali ini, dengan warna-warna netral seperti cokelat, hitam, krem dan hijau pupus.

    Spoiler:

    Hal itu ditandai dengan hiasan manik-manik besar dari kayu, kuningan dan bulu-bulu yang menjuntai. High-heels bertali sangat dominan dalam koleksinya kali ini, dengan warna-warna netral seperti cokelat, hitam, krem dan hijau pupus.

    Louis Vuitton banyak menggunakan bahan bertekstur kulit ular, motif macan tutul dan suede pada body sepatu, membuat unsur etnik semakin terlihat kental. Yang cukup menarik, Louis Vuitton tak hanya menggunakan satu bahan untuk satu rancangan sepatu, tapi mencampurkan beberapa bahan, tekstur dan material. Terlihat rumit, tapi justru di situ sisi menariknya.

    Tak hanya untuk koleksi sepatu, rumah mode ternama asal Prancis itu juga menampilkan unsur etnik pada koleksi tas dan perhiasannya.

    Spoiler:

    Boomingnya unsur etnik atau tribal (kesukuan) memang telah diprediksi sebelumnya oleh para desainer Tanah Air kita pada pagelaran busana beberapa waktu lalu. Jazz Pasay, mengangkat budaya suku Asmat dalam koleksi busana dan aksesoris di Fashion Exploration 2009. Lia Mustafa memadukan budaya Jepang, Cina dan Melayu, sedangkan Marga Alam menampilkan koleksi rancangan kebayanya.

    Dalam IPMI Trend Show 2009, Ari Seputra mengangkat eksotisme Kalimantan yang terkenal dengan hutannya, Era Soekamto dengan inspirasi ajaran Taoisme dari Cina, Ghea Panggabean dengan modifikasi baju Bodo dari Sumatera, dan Denny Wirawan yang menampilkan rancangan megah dan elegan bak seorang maharaja dari India.

      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 9:16 am