Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Waspada Ketawa Bisa Menular

    Share

    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Waspada Ketawa Bisa Menular

    Post  mayang.ungu on Thu Jun 24, 2010 2:47 pm

    Tidak hanya penyakit yang bisa menular, ternyata tertawa pun bisa menular. Hal itu disampaikan oleh ilmuwan inggris yang menemukan fakta bahwa tertawa merupakan sesuatu yang menular dan telah diindentifikasikan bagaimana otak manusia "terinfeksi" oleh rasa gembira ini. Seseorang yang mendengar suara tertawa atau suara lucu akan memicu respons area tertentu di otak yang mengaktifkan orang tersebut untuk tersenyum. 
    Dalam studi itu, pasien dimonitor respons otaknya dengan menggunakan MRI fungsional. Suara yang diperdengarkan dapat bersifat positif seperti tertawa atau sorakan gembira, dan juga suara negatif seperti mau muntah atau teriakan. Semua suara tersebut memicu respon di daerah korteks premotorik yang berhubungan dengan otot-otot wajah. Respons tersebut lebih besar jika yang didengar adalah suara positif dibandingkan suara negatif.



    Seseorang biasanya akan mengalami emosi positif dengan ikut tertawa atau bersorak gembira jika menonton komedi atau lelucon dalam kelompok besar. Respons otak yang secara otomatis membuat kita tertawa atau tersenyum merupakan tingkah laku meniru hal yang dilakukan oleh orang lain sehingga hal itu dapat membantu kita mengadakan interaksi sosial. Hal demikian dapat mempunyai peran penting dalam ikatan sesama individu dalam suatu kelompok.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 8:34 am