Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Waspada Ketawa Bisa Menular

    Share
    avatar
    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Waspada Ketawa Bisa Menular

    Post  mayang.ungu on Thu Jun 24, 2010 2:47 pm

    Tidak hanya penyakit yang bisa menular, ternyata tertawa pun bisa menular. Hal itu disampaikan oleh ilmuwan inggris yang menemukan fakta bahwa tertawa merupakan sesuatu yang menular dan telah diindentifikasikan bagaimana otak manusia "terinfeksi" oleh rasa gembira ini. Seseorang yang mendengar suara tertawa atau suara lucu akan memicu respons area tertentu di otak yang mengaktifkan orang tersebut untuk tersenyum. 
    Dalam studi itu, pasien dimonitor respons otaknya dengan menggunakan MRI fungsional. Suara yang diperdengarkan dapat bersifat positif seperti tertawa atau sorakan gembira, dan juga suara negatif seperti mau muntah atau teriakan. Semua suara tersebut memicu respon di daerah korteks premotorik yang berhubungan dengan otot-otot wajah. Respons tersebut lebih besar jika yang didengar adalah suara positif dibandingkan suara negatif.



    Seseorang biasanya akan mengalami emosi positif dengan ikut tertawa atau bersorak gembira jika menonton komedi atau lelucon dalam kelompok besar. Respons otak yang secara otomatis membuat kita tertawa atau tersenyum merupakan tingkah laku meniru hal yang dilakukan oleh orang lain sehingga hal itu dapat membantu kita mengadakan interaksi sosial. Hal demikian dapat mempunyai peran penting dalam ikatan sesama individu dalam suatu kelompok.



      Waktu sekarang Fri Jul 28, 2017 1:33 am