Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    terlambat 20 menit

    Share

    bocahnakal

    234
    14.04.10

    terlambat 20 menit

    Post  bocahnakal on Fri Jun 25, 2010 12:06 pm

    Somad dan Udin, dua pria yang sudah mendekati usia pensiun sama-sama bekerja di sebuah pabrik.

    Suatu hari Somad berkata pada Udin, "Din, tadi malam aku kimpoi dengan bini, percaya nggak, tiga ronde berturut-turut..."

    Udin ternganga. "Tiga ronde,? tanyanya dengan kagum. "Bagaimana cara mu sehingga bias melakukannya sebanyak itu?"

    "Gampang saja," ujar Somad. "Aku naik, aku goyang, dan setelah keluar aku berbaring dan tidur selama 10 menit. Kemudian aku bangun dan naik lagi, goyang lagi, lalu berbaring lagi selama 10 menit. Kemudian bangun dan main lagi. Berbaring dan tidur. Setiap kali bangun dari tidur, aku bahkan merasa semakin kuat."

    "Wuah, kau memang hebat," puji Udin. "Kalau begitu aku perlu mencobanya dengan bini di rumah."

    Begitulah, malamnya Udin langsung masuk kamar. Ia kimpoi dengan istrinya, berbaring dan tidur selama 10 menit. Kemudian bangun, kimpoi lagi, berbaring dan tidur lagi selama 10 menit. Kemudian ia bangun. Kimpoi lagi, berbaring dan tidur lagi...

    Paginya Udin bangun agak terlambat. Bergegas memakai pakaian kerja dan ia berlari ke halte bus yang akan mengantarnya ke pabrik tempatnya bekerja.

    Di tempat pengisian daftar hadir, bos pabrik telah berdiri menunggunya dengan wajah garang.

    "Bos," kata Udin minta maaf. "Saya sudah mengabdi di perusahaan ini selama 28 tahun, dan selama itu pula saya belum pernah terlambat. Karena itu maafkanlah saya kalau kali ini saya sampai terlambat 20 menit..."

    "Terlambat 20 menit?," sergah bosnya terheran-heran. "Lalu ke mana saja kau kemarin dan kemarin lusa...?"

      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 9:42 pm