Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kegemukan Lebih Beresiko Terkena Kanker

    Share

    pravda

    260
    07.06.10

    Kegemukan Lebih Beresiko Terkena Kanker

    Post  pravda on Thu Jul 01, 2010 3:57 pm

    Kegemukan Lebih Beresiko Terkena Kanker


    Hongkong: Orang Asia yang mengalami kegemukan lebih mungkin untuk meninggal akibat kanker dibandingkan dengan orang yang memiliki berat normal, demikian hasil satu studi besar di Asia.

    Kegemukan dianggap sebagai salah satu faktor risiko serangan kanker tertentu di Barat, dan hasil study ini menjelaskan penyakit ini menimbulkan risiko yang sama bagi orang Asia.

    Para peneliti memantau 401.215 orang di China, Hong Kong, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Australia dan Selandia Baru selama empat tahun. Dibandingkan dengan orang yang memiliki berat normal, para peserta studi tersebut yang kegemukan menghadapi kemungkinan 21 persen lebih besar untuk meninggal akibat kanker, sementara mereka yang kelebihan berat badan menghadapi kemungkinan enam persen lebih tinggi, demikian temuan studi tersebut.

    Para peneliti itu mendapati peserta yang kegemukan sangat rentan terhadap kanker usus, dubur, payudara, indung telur, cervix, prostat dan leukemia. "Orang yang kelebihan berat dan kegemukan pada masyarakat di seluruh wilayah Asia-Pasifik memiliki risiko mencolok untuk meninggal akibat kanker," tulis para peneliti tersebut di dalam dokumen yang diterbitkan di The Lancet Oncology, Rabu (30/6).

    Terjadi peningkatan pesat jumlah orang yang kegemukan di banyak negara Asia dalam beberapa dasawarsa belakangan, yang dipicu oleh kemakmuran pertumbuhan dan perpindahan orang dari pinggiran ke kota besar, tempat mereka menjadi kurang gerak dan memakan makanan yang lebih banyak mengandung lemak.

      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 5:32 pm