Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Sehat dengan Tempe

    Share

    lily.putih

    120
    Age : 37
    10.08.09

    Sehat dengan Tempe

    Post  lily.putih on Sun Jul 04, 2010 10:29 am

    Sehat dengan Tempe

    Siapa sih yang tidak kenal tempe? Tempe merupakan produk fermentasi kedelai oleh kapang Rhizopus sp. Walaupun harganya relatif murah, nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak dapat diremehkan. Mau tahu apa saja nutrisinya? Let’s check it out!

    Pangan Fungsional

    Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan petingnya hidup sehat, tuntutan konsumen terhadap bahan pangan yang menyehatkan juga meningkat. Hal ini menyebabkan pangan fungsional menjadi trend belakangan ini. Hmmm... pangan fungsional?

    Pangan fungsional adalah pangan olahan yang mengandung bahan-bahan yang berdasarkan kajian ilmiah mempunyai fungsi fisiologis tertentu, tidak membahayakan, dan bermanfaat bagi kesehatan. Contohnya vitamin, mineral, asam lemak tidak jenuh, asam amino, prebiotik, probiotik, kolin, lesitin, inositol, isoflavon, fitosterol, polifenol, dan masih banyak komponen fungsional lainnya.


    Kecenderungan masyarakat untuk mengonsumsi pangan fungsional pun meningkat, khususnya di negara maju, walaupun harga pangan fungsional lebih mahal daripada pangan umum. Bagaimana dengan masyarakat Indonesia? Tidak semua masyarakat Indonesia mampu membeli pangan fungsional karena harganya yang relatif mahal dan kondisi perekonomian masyarakat Indonesia yang mayoritas menengah ke bawah. Akan tetapi, ada pilihan pangan fungsional yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia yaitu tempe.

    Kenapa Tempe?


    Inilah beberapa alasan, mengapa tempe tetap penting berada di piring nasi kita

    1. Sumber Makronutrisi
    Tempe memiliki kadar protein nabati yang tinggi, lemak, serta karbohidrat. Selama fermentasi, komponen protein dan lemak dalam kacang kedelai dipecah sehingga lebih mudah dicerna. Jumlah asam lemak bebas, termasuk asam lemak tak jenuh esensial, meningkat. Seperti kita ketahui, asam lemak tidak jenuh dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh sehingga menurunkan risiko aterosklerosis.

    2. Sumber Mineral
    Bukan saja sebagai sumber protein, tempe juga mengandung sejumlah mineral seperti besi, seng, tembaga, dan mineral lain. Konsumsi tempe secara teratur akan menghindarkan seseorang dari anemia akibat kekurangan mineral zat besi. Dalam kacang kedelai, terkandung senyawa asam fitat yang dapat mengganggu absorbsi mineral dalam tubuh. Melalui proses fermentasi, asam fitat ini diurai oleh enzim fitase yang dihasilkan oleh kapang tempe menjadi fosfor dan inositol. Dengan terurainya asam fitat, mineral-mineral tertentu dalam tempe menjadi lebih mudah untuk diabsorpsi tubuh.

    3. Sumber Vitamin
    Tempe juga merupakan sumber vitamin B, terutama vitamin B12 yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Selain vitamin, fermentasi oleh kapang Rhizopus juga menghasilkan antibiotik yang menghambat pertumbuhan bakteri. Antibiotik ini melindungi usus dan memperbaiki sistem pencernaan setelah diare.

    4. Sumber Antioksidan
    Selain mengandung berbagai komponen gizi yang disebutkan di atas, tempe mengandung antioksidan kelompok isoflavonoid. Dalam kedelai terdapat tiga jenis isoflavon, yaitu daidzein, glisitein, dan genistein. Penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina, Amerika Serikat, menemukan bahwa genistein dan fitoestrogen yang terdapat pada tempe dapat mencegah kanker prostat dan payudara.

    Dengan segudang kandungan nutrisi yang bermanfaat dalam tempe, tunggu apa lagi? Mari budayakan makan tempe!

    anak_dumai
    Super Mod

    205
    Age : 32
    Lokasi : Bandung
    21.12.09

    Re: Sehat dengan Tempe

    Post  anak_dumai on Sun Jul 04, 2010 5:47 pm

    ah ternyata tempe mantabzzz khasiatnya...

      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 10:48 am