Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Inilah Titik Kelemahan Seks Wanita

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Inilah Titik Kelemahan Seks Wanita

    Post  flade on Mon Jul 26, 2010 6:31 am

    Inilah Titik Kelemahan Seks Wanita


    Pria punya gairah seks lebih tinggi dibanding wanita. Sementara wanita masih berusaha memanaskan “mesin”, pria justru telah sangat siap untuk “tancap gas”. Ternyata, sebabnya adalah seks wanita punya titik kelemahan.

    Betapa kerasnya kita berjuang untuk menyamakan gender, alam telah menciptakan pria dan wanita dengan jalan berbeda. Dilansir dari Genius Beauty, Selasa (19/1/2010), pakar medis Inggris telah memberikan penjelasan spesifik mengapa kita selalu mengatakan seks wanita lemah dibandingkan pria. Ihwalnya adalah wanita tiga kali kemungkinan lebih besar menderita rematik (rheumatism) dan radang sendi (arthritis) daripada pria.

    Mengapa gangguan kesehatan tersebut menganggu gairah seks wanita? Sebab, rematik dan radang sendi memengaruhi kekuatan dan kelincahan wanita saat bercinta.


    Gangguan kesehatan

    Kajian melibatkan 100 ribu sukarelawan. Dalam perjalanan pengujian, para peneliti memperbandingkan tingkat kecenderungan penyakit pada pria dan wanita. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa wanita lebih rendah kedudukannya daripada pria dalam berbagai kriteria, terutama kekuatan.

    Pria punya tulang yang lebih kuat dan lebih besar. Tidak hanya punya kemungkinan lebih kecil mengalami patah tulang, tapi mereka pun tidak merasakan masalah yang dialami wanita, seperti menopause.

    Wanita tentu tahu bahwa menjelang dan saat menopause, terjadi perubahan hormon juga fisiknya, salah satunya jumlah kalsium dalam tubuh mulai menurun. Itu karenanya, wanita lebih mudah menderita rematik dan radang sendi.

    Kemudian, berhubungan dengan masalah imunitas, wanita kemungkinan lebih besar memiliki sejumlah penyakit terkait sistem imun tubuh, seperti hypothyroidism.


    Massa otot

    Parahnya, akibat gangguan rematik dan radang sendi sangat sulit bagi wanita untuk menambah massa ototnya. Jumlah massa otot sendiri akan sangat tergantung pada hormon. Dibandingkan wanita, pria punya lebih banyak hormon testosteron yang berfungsi besar untuk membentuk massa ototnya. Tak heran jika pria punya kemungkinan lebih kecil mengalami gangguan tulang.


    Kesehatan mental

    Sementara untuk kesehatan mental, hasil yang didapat justru sebaliknya. Kemungkinannya, pria cenderung dua kali lebih besar mengalami skizofrenia (penyakit jiwa yg ditandai oleh ketidakacuhan, halusinasi, waham untuk menghukum, dan merasa berkuasa, tetapi daya pikir tidak berkurang/KBBI) dan autisme daripada wanita. Meski begitu, wanita ternyata punya risiko lebih besar mengalami depresi usai melahirkan dan menopause yang kerap memengaruhi kesehatan mentalnya.


    Titik kelemahan pria

    Para peneliti mengklaim bahwa titik kelemahan pria adalah jantung. Tidak seperti wanita, pria tidak memiliki jumlah estrogen cukup untuk melindungi jantungnya. Itu mengapa jumlah kasus serangan jantung banyak terjadi pada pria.

      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 9:29 am