Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Khasiat Sereh Wangi
Yesterday at 5:37 pm by flade

» Pria Ini Menghasilkan 38 Juta Per Hari Sambil Jalan-jalan Keliling Dunia!
Fri Jan 20, 2017 11:19 am by jakarta

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

IKLAN ANDA


    Ditemukan, Kelelawar Zaman Nabi Adam

    Share

    flade

    939
    23.09.09

    Ditemukan, Kelelawar Zaman Nabi Adam

    Post  flade on Fri Aug 20, 2010 12:22 pm

    Ditemukan, Kelelawar Zaman Nabi Adam


    Zanzibar – Pemerintah di kepulauan Samudera Hindia, Zanzibar, melaporkan satu spesies kelelawar yang sudah punah telah ditemukan lagi. Kelelawar itu terakhir kali terlihat di zaman Nabi Adam sekitar 5.000 tahun lalu.

    Spesies kelelawar tersebut ditemukan di hutan tropis Ngezi di Pulau Pemba, Zanzibar. Pemba adalah salah satu dari dua pulau utama negara kepulauan itu.

    Bakari Aseed dan William Stanley menemukan hewan mamalia terbang tersebut di Hutan Pemba pekan lalu.

    Bakari mengatakan kepada media setempat bahwa kelelawar tersebut, yang dikenal sebagai Mops Bakari, terakhir kali terlihat di zaman Nabi Adam AS sekitar 5.000 tahun lalu.

    Bakari Aseed dan William Stanley bekerja untuk pemerintah Zanzibar di Departemen Kehutanan, Buah dan Perdagangan.

    Banyak ahli memperkirakan terdapat sebanyak 1.100 spesies kelelawar di seluruh dunia, yang 20 persen dari seluruh spesies mamalia tersebut berada di Zanzibar.

    Kebanyakan kelelawar adalah insectivores atau hidup dari memangsa serangga sementara sebagian adalah frugivores atau hidup dengan memakan buah dan hanya sedikit spesies adalah carnivora atau pemangsa daging.

    Kelelawar memainkan peran penting dalam ekologi dengan menyerbukkan bunga dan juga memainkan peran penting dalam penyebaran benih. Banyak tanaman tropis sangat bergantung atas kelelawar

      Waktu sekarang Wed Jan 25, 2017 6:21 am