Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Duit Triliunan Rupiah Ikut Mudik Lebaran

    Share

    niagara

    341
    11.06.09

    Duit Triliunan Rupiah Ikut Mudik Lebaran

    Post  niagara on Tue Sep 14, 2010 11:19 am

    Duit Triliunan Rupiah Ikut Mudik Lebaran

    Perkiraan Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan 15,5 juta orang


    Lebaran atau Idul Fitri selalu diwarnai rutinitas mudik ke kampung halaman, beli baju baru, hingga menyantap makanan khas daerah. Bagi yang memiliki kelebihan rezeki, bagi-bagi angpau lebaran juga menjadi tradisi.

    Kebiasaan yang sudah turun-temurun itu memicu peredaran uang ke daerah melonjak cukup besar. Meski tidak ada data yang akurat, namun triliunan rupiah dipastikan berpindah ke daerah.

    Bayangkan saja, berdasarkan data Palang Merah Indonesia (PMI), tahun ini sekitar 20 juta orang diperkirakan mudik ke kampung halaman. Sedangkan, berdasarkan perkiraan Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan 15,5 juta orang.

    "Pasti punya dampak bagi peredaran uang di daerah. Karena itu, kenapa kami beriklan Pesta Rakyat Simpedes di daerah. Karena kami tahu orang akan kirim uang ke daerah," kata Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Sofyan Basir kepada VIVAnews.

    Meski tidak dapat memastikan jumlah persisnya, Sofyan mengakui adanya peningkatan simpanan lumayan besar di daerah. "Pasti ada. Tapi saya nggak tahu (jumlahnya), setelah hari raya kami hitung," ujarnya.
    Namun, bila dihitung secara persentase, kenaikan simpanan di daerah berkisar 10-20 persen saat perayaan Idul Fitri. Bahkan, menurut dia, peningkatan simpanan di daerah sudah terjadi sejak bulan Ramadan. "Ini kenapa kami selalu berhasil untuk program Simpedes," tuturnya.
    Senada dengan Sofyan, Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Rochadi, juga tidak mengetahui jumlah persis uang yang dibawa pemudik ke daerah. "Kami tidak bisa menghitung. BI tidak bisa menanyakan itu ke setiap pemudik," tuturnya kepada VIVAnews.

    Tetapi, bila melihat kegiatan ekonomi di daerah, Budi melanjutkan, peningkatan peredaran uang di daerah cukup besar selama Lebaran.

    Pengamat ekonomi Iman Sugema juga tidak dapat memperkirakan jumlah dana yang mengalir ke kampung halaman pemudik. “Wah, susah. BI saja tidak punya data,” ujarnya kepada VIVAnews.

    Namun, bila berdasarkan asumsi golongan pemudik adalah menengah bawah, menurut dia, uang yang dibawa sekitar Rp2-5 juta per keluarga. “Ya tinggal dikalikan saja dengan jumlah pemudiknya,” kata dia.

    Dengan asumsi hitungan sederhana, katakanlah jumlah pemudik sekitar 15-20 juta orang atau dimisalkan sekitar 5 juta keluarga mudik. Sedangkan setiap keluarga membawa duit Rp2-5 juta, maka jumlah uang yang dibawa, dibagikan dan dibelanjakan di kampung halaman sedikitnya Rp10 triliun.

    Karena itu, tidak mengherankan jika Bank Indonesia secara khusus menyiapkan tambahan pasokan uang senilai Rp50 triliun hanya untuk mengantisipasi kebutuhan Lebaran. Uang tersebut terdiri atas pecahan besar total senilai Rp44 triliun dan pecahan kecil Rp6 triliun.

    Jumlah itu meningkat 17 persen dibanding tahun lalu. "Jadi ketersediaan uang untuk Lebaran lebih dari cukup," kata Budi.

    Bahkan, Budi menekankan persediaan uang secara nasional pada Idul Fitri diperkirakan Rp139,61 triliun. Namun, dia tidak bisa memastikan apakah tambahan uang Rp50 triliun itu akan seluruhnya kembali. "Kira-kira begitu. Nggak jauh berbeda," katanya.

    Namun, dua bulan setelah Lebaran usai, Budi menekankan uang yang beredar di daerah akan kembali ke brankas bank sentral.



      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 11:23 pm