Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Restoran Ini Larang Anak Menangis

    Share

    via

    848
    04.03.09

    Restoran Ini Larang Anak Menangis

    Post  via on Thu Sep 16, 2010 1:51 pm

    Restoran Ini Larang Anak Menangis


    Larangan dibuat demi kepentingan bisnis untuk memberi kenyamanan kepada pelanggan.
    Sebuah restoran di Carolina Utara menjadi sorotan publik setelah mengeluarkan aturan yang melarang tangis histeris anak-anak saat makan. Larangan ini jelas menuai kritik tajam dari sejumlah komunitas orangtua yang memiliki balita.

    Brenda Armes, pemilik restoran bernama Olde Salty, itu mengatakan, larangan itu dibuat demi memberi kenyamanan kepada pelanggan. "Ini demi kelangsungan bisnis, agar lebih banyak mendatangkan pelanggan," katanya kepada jaringan NBC, seperti dikutip dari laman Shine.

    Armes menambahkan, bagaimanapun setiap orangtua pasti memiliki kemampuan untuk mengontrol prilaku anak-anak mereka yang masih balita. Menurutnya, ada batas-batas toleransi terkait anak rewel, menangis, berisik. Tak hanya di restoran, tapi juga area publik lainnya seperti pesawat.

    Lain lagi di Brooklyn, New York. Sebuah restoran bernama Union Hall membuat berang sejumlah orang yang memiliki anak kecil lantaran melarang adanya kereta bayi masuk ke dalam.

    Sementara bar Double Windsor memberi larangan membawa bayi setelah jam 5 sore. Kali ini cukup masuk akal karena memang bayi tak cukup umur untuk menikmati suasana tempat rekreasi yang menyajikan minuman beralkohol.

    Sebuah jajak pendapat yang baru-baru ini dirilis Skyscanner menunjukkan, hampir 60 persen penumpang pesawat setuju jika maskapai menyediakan zona khusus bagi keluarga yang membawa anak kecil. Hampir 20 persen bahkan berharap terbang tanpa ada gangguan suara anak kecil.



      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 12:23 pm