Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Animo Mahasiswa RI Kuliah di Rusia Meningkat

    Share

    virtual

    11
    Lokasi : Desa Virtual
    16.04.09

    Animo Mahasiswa RI Kuliah di Rusia Meningkat

    Post  virtual on Thu Oct 14, 2010 1:45 pm

    Laporan dari Moskow

    Animo Mahasiswa RI Kuliah di Rusia Meningkat


    Gelombang pertama tiba di bandara Moskow pada 27/9/2010. Mereka merupakan bagian dari 40 mahasiswa, yang menerima beasiswa pemerintah Rusia baik untuk S1, S2 maupun S3.

    Hal itu disampaikan Counsellor Pensosbud dan Pendidikan KBRI Moskow M. Aji Surya kepada detikcom, Selasa (28/9/2010).

    Mahasiswa baru gelombang pertama sebanyak 8 orang itu mendarat di Domodedovo Internasional Airport, Moskow kemarin (27/9/2010). "Determinasi kami sangat kuat," kata salah seorang calon mahasiswi program S1 yang akan belajar di Rostov State Medical University, yang jaraknya satu jam penerbangan dari Moskow.

    Menurut Aji, sesuai dengan permintaan pemerintah Indonesia, penerima beasiswa Rusia diprioritaskan untuk S2 yakni 20 orang, sisanya dibagi untuk S1 dan S3.

    "Selain mereka yang mendapat beasiswa dari pemerintah Rusia, kini mulai banyak datang para mahasiswa dengan biaya sendiri," ujar Aji.

    Sementara itu KUAI KBRI Moskow Berlian Napitupulu menyambut dengan gembira kedatangan mahasiswa baru, yang akan mulai aktif belajar pada Oktober dan November tersebut.

    “Era baru telah tiba dan kerjasama pendidikan ini akan terus ditingkatkan. Inilah jembatan emas bagi kedua bangsa di masa datang. Mahasiswa baru itu adalah generasi yang memiliki visi jelas dan semangat belajar sangat kuat,” papar Berlian.

    Di sisi lain, terdapat 20 mahasiswa Rusia penerima beasiswa Darmasiswa, yang saat ini tengah belajar Seni dan Budaya Indonesia di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Juga ada 10 calon dosen Universitas Islam Rusia yang sedang belajar Islam di UIN Malang, serta beberapa lagi mengikuti kursus singkat di Kementerian Luar Negeri RI.

    “All in all, saya kira ada perimbangan positif,” tandas Berlian.

    KBRI Moskow berpendapat bahwa sebaiknya mahasiswa Indonesia yang belajar di Rusia mengambil ilmu-ilmu murni yang memang sangat kuat di Rusia sejak lama seperti fisika, kimia, nuklir, nano teknologi ataupun perminyakan serta persenjataan.

    Meskipun mahasiswa Indonesia di Rusia saat ini baru mencapai 120 orang namun diharapkan akan meningkat lagi di tahun-tahun mendatang.

    Menutut catatan, puncak keemasan kerjasama pendidikan Indonesia-Rusia terjadi pada masa Orde Lama, di mana terdapat ribuan mahasiswa Indonesia dikirim ke Uni Soviet untuk menggali berbagai ilmu pengetahuan.

    Seiring perubahan konstelasi politik domestik dan internasional dalam kerangka perang dingin, maka kerjasama Indonesia-Rusia merosot tajam dan baru mulai pulih dalam beberapa tahun terakhir.


      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 2:01 pm