Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Mengapa Wanita Suka Minta Tolong kepada Pria

    Share

    jakarta

    522
    23.04.10

    Mengapa Wanita Suka Minta Tolong kepada Pria

    Post  jakarta on Wed Oct 20, 2010 6:24 am

    Mengapa Wanita Suka Minta Tolong kepada Pria

    Apakah Anda merasa mengangkat beban berat lebih cocok untuk pria?



    Wanita seringkali memanfaatkan gendernya untuk mendapatkan keuntungan atau melarikan diri dari situasi tertentu. Mulai dari menolak mengangkat beban berat hingga menangis.

    Survei MyCelebrityFashion.co.uk menunjukkan, sebanyak 88 persen wanita mengakui memanfaatkan gender untuk mendapatkan dispensasi atau pemakluman atas kondisi tertentu. Setengah responden bahkan mengaku seringkali melakukannya.

    Menghindari mengendarai mobil adalah alasan paling sering yang digunakan wanita. Lebih dari setengah wanita yang disurvei juga menyalahkan gendernya karena tidak berani menangkap laba-laba atau serangga.

    Berikut sepuluh situasi saat wanita menjadikan gendernya sebagai pemakluman, seperti dikutip dari Times of India.

    1. Memarkir mobil (67 persen)
    2. Menangkap serangga (56 persen)
    3. Membawa barang berat (48 persen)
    4. Membuka kaleng (40 persen)
    5. Menghindari konfrontasi (35 persen)
    6. Melakukan pekerjaan sendiri (28 persen)
    7. Membuang sampah ke luar (19 persen)
    8. Olahraga ekstrim (15 persen)
    9. Navigasi (11 persen)
    10. Menangis (6 persen)

    Mayoritas orang mendapatkan identitas gender sesuai alat kelaminnya, yaitu laki-laki atau perempuan. Maskulin untuk laki-laki dan feminin untuk perempuan.

    Di masyarakat umum, gender perempuan seringkali mendapat stereotip lebih lemah dibandingkan laki-laki. Banyak wanita yang berontak atas stereotip peran gendernya. Tapi, tak sedikit pula yang justru menikmatinya. vivanews



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 2:41 am