Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Yesterday at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Mengapa Wanita Suka Minta Tolong kepada Pria

    Share

    jakarta

    514
    23.04.10

    Mengapa Wanita Suka Minta Tolong kepada Pria

    Post  jakarta on Wed Oct 20, 2010 6:24 am

    Mengapa Wanita Suka Minta Tolong kepada Pria

    Apakah Anda merasa mengangkat beban berat lebih cocok untuk pria?



    Wanita seringkali memanfaatkan gendernya untuk mendapatkan keuntungan atau melarikan diri dari situasi tertentu. Mulai dari menolak mengangkat beban berat hingga menangis.

    Survei MyCelebrityFashion.co.uk menunjukkan, sebanyak 88 persen wanita mengakui memanfaatkan gender untuk mendapatkan dispensasi atau pemakluman atas kondisi tertentu. Setengah responden bahkan mengaku seringkali melakukannya.

    Menghindari mengendarai mobil adalah alasan paling sering yang digunakan wanita. Lebih dari setengah wanita yang disurvei juga menyalahkan gendernya karena tidak berani menangkap laba-laba atau serangga.

    Berikut sepuluh situasi saat wanita menjadikan gendernya sebagai pemakluman, seperti dikutip dari Times of India.

    1. Memarkir mobil (67 persen)
    2. Menangkap serangga (56 persen)
    3. Membawa barang berat (48 persen)
    4. Membuka kaleng (40 persen)
    5. Menghindari konfrontasi (35 persen)
    6. Melakukan pekerjaan sendiri (28 persen)
    7. Membuang sampah ke luar (19 persen)
    8. Olahraga ekstrim (15 persen)
    9. Navigasi (11 persen)
    10. Menangis (6 persen)

    Mayoritas orang mendapatkan identitas gender sesuai alat kelaminnya, yaitu laki-laki atau perempuan. Maskulin untuk laki-laki dan feminin untuk perempuan.

    Di masyarakat umum, gender perempuan seringkali mendapat stereotip lebih lemah dibandingkan laki-laki. Banyak wanita yang berontak atas stereotip peran gendernya. Tapi, tak sedikit pula yang justru menikmatinya. vivanews



      Waktu sekarang Wed Sep 28, 2016 1:55 pm