Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Andropause, Menopause Pada Pria

    Share
    avatar
    via

    863
    04.03.09

    Andropause, Menopause Pada Pria

    Post  via on Sat Oct 23, 2010 9:50 am

    Andropause, Menopause Pada Pria


    Penurunan libido tidak hanya dialami oleh wanita saja. Pria pun bisa saja mengalami penurunan libido atau disebut andropause.

    Apabila seorang wanita akan mengalami menopause, yaitu turunnya kadar estrogen yang menyebabkan seorang wanita tidak subur lagi, maka pada pria juga terjadi hal yang serupa. Penurunan libido tersebut dapat disebut andropause.

    Menurut dr. Vanda Mustika, konsultan seks wolipop, andropause adalah turunnya kadar androgen yang menyebabkan seorang pria mengalami penurunan kesuburan seiring dengan berjalannya waktu. Pada pria yang usianya diatas 50 tahun akan mengalami penurunan volume testis yaitu, penurunan kadar testosteron yang juga menyebabkan penurunan jumlah sperma.

    Namun, andropause tidak sepenuhnya sama dengan menopause. Ketika menopause, sel telur tidak akan diproduksi lagi. Berbeda dengan andropause, sperma masih tetap akan diproduksi, hanya saja kualitas dan kuantitasnya mengalami penurunan.

    Jika Anda masih menginginkan keturunan di usia pertengahan, tidak ada salahnya untuk meminta suami memeriksakan kualitas dan kuantitas spermanya. Jangan lupa untuk menanyakan kesiapan suami terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan ini.

    Pemeriksaan ini dapat dilakukan di laboratorium klinik setempat atau dokter andrologi. Bila ternyata hasilnya terdapat penurunan kualitas dan kuantitas sperma, jangan khawatir, ada beberapa jenis obat-obatan dan suplemen dari dokter andrologi yang dapat membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma sang suami.


      Waktu sekarang Sat Jul 22, 2017 7:56 pm