Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Andropause, Menopause Pada Pria

    Share

    via

    848
    04.03.09

    Andropause, Menopause Pada Pria

    Post  via on Sat Oct 23, 2010 9:50 am

    Andropause, Menopause Pada Pria


    Penurunan libido tidak hanya dialami oleh wanita saja. Pria pun bisa saja mengalami penurunan libido atau disebut andropause.

    Apabila seorang wanita akan mengalami menopause, yaitu turunnya kadar estrogen yang menyebabkan seorang wanita tidak subur lagi, maka pada pria juga terjadi hal yang serupa. Penurunan libido tersebut dapat disebut andropause.

    Menurut dr. Vanda Mustika, konsultan seks wolipop, andropause adalah turunnya kadar androgen yang menyebabkan seorang pria mengalami penurunan kesuburan seiring dengan berjalannya waktu. Pada pria yang usianya diatas 50 tahun akan mengalami penurunan volume testis yaitu, penurunan kadar testosteron yang juga menyebabkan penurunan jumlah sperma.

    Namun, andropause tidak sepenuhnya sama dengan menopause. Ketika menopause, sel telur tidak akan diproduksi lagi. Berbeda dengan andropause, sperma masih tetap akan diproduksi, hanya saja kualitas dan kuantitasnya mengalami penurunan.

    Jika Anda masih menginginkan keturunan di usia pertengahan, tidak ada salahnya untuk meminta suami memeriksakan kualitas dan kuantitas spermanya. Jangan lupa untuk menanyakan kesiapan suami terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan ini.

    Pemeriksaan ini dapat dilakukan di laboratorium klinik setempat atau dokter andrologi. Bila ternyata hasilnya terdapat penurunan kualitas dan kuantitas sperma, jangan khawatir, ada beberapa jenis obat-obatan dan suplemen dari dokter andrologi yang dapat membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma sang suami.


      Waktu sekarang Fri Sep 30, 2016 8:34 am