Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Jantung pun Bisa Update Status!

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Jantung pun Bisa Update Status!

    Post  clara on Sat Oct 23, 2010 11:23 am

    Jantung pun Bisa Update Status!


    Tren jejaring sosial membuat hampir semua orang di dunia saat ini gemar mengupdate status. Tahukah Anda? Kecanggihan teknologi membuat organ tubuh kita seperti jantung misalnya, juga bisa melakukan itu!

    Ini bukan dongeng belaka, melainkan sebuah penemuan yang dikembangkan oleh para ilmuwan di lembaga ilmiah Imec di Eindhoven, Belanda. Mereka mengembangkan teknologi Body Area Network (BAN) wireless yang selanjutnya disebut Human++ BAN.

    Bagaimana cara kerjanya? Dilansir New Scientist, Human++ BAN memungkinkan sensor berukuran super kecil ditanamkan pada organ tubuh tertentu. Fungsinya, mengirimkan data kesehatan tubuh seorang pasien ke ponsel melalui sebuah adapter kartu memori SD.

    Ya, rupanya teknologi ini memang diciptakan sebagai alat bantu di dunia medis. Dengan menggunakan sensor electrocardiogram berdaya rendah sebagai titik wireless, Human++ BAN mentransfer statistik penting dari jantung ke smartphone pengguna. Selanjutnya, data ini juga dikirimkan secara langsung ke dokter yang menangani pasien melalui koneksi jaringan 3G atau wireless.

    Uniknya, saat terjadi sesuatu yang salah pada kondisi tubuh pasien, Human++ BAN akan membunyikan alarm pada ponsel si pengguna. Misalnya saja, untuk memberitahukan bahwa detak jantung si pasien terlalu tinggi.

    Sistem Human++ BAN tak hanya bisa bekerja pada jantung, tetapi juga sistem angota tubuh lainnya. Imec mengklaim, teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk memonitor kondisi neurologis, bisa diterapkan bagi para atlet atau lainnya.


      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 12:37 am