Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    China Tanam Modal US$ 4-5 Miliar di RI

    Share

    pravda

    260
    07.06.10

    China Tanam Modal US$ 4-5 Miliar di RI

    Post  pravda on Mon Nov 01, 2010 5:50 am

    China Tanam Modal US$ 4-5 Miliar di RI

    Salah satunya pembangunan smelter untuk alumina lewat joint venture.


    China akan menanamkan modal senilai US$ 4-5 miliar di
    Indonesia.

    "Kami menandatangani 27 MoU diharapkan segera realisasi dalam 2-4 tahun kedepan," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan, Minggu, 31 Oktober 2010.

    Pendandatanganan MoU dengan perusahaan Tiongkok untuk sektor
    manufaktor, oil and gas, dan telekomunikasi.

    Adapun perusahaan yang menandatangani seperti Group Artha Graha yang akan menginvetasi pada fiber optic. Lalu perusahaan migas dan minyak tiongkok US$ 600 juta.

    "Yang paling realistis adalah pembangunan smelter untuk alumina, perusahaan joint venture Hang Zhou dan Antam di Kalimantan Barat," jelas Gita.

    Kapasitas smelter 400-500 ribu ton akan dibangun tahun depan. Nilainya mencapai US$ 1,2 miliar.

    BKPM optimis dapat menembus angka investasi Rp 200 triliun hingga akhir 2010.

    Gita Wirjawan mengatakan, sampai September lalu investasi yang telah tercapai sekitar Rp 150 triliun.

    "Kami target itu Rp 161 triliun untuk tahun ini. Per kuartal pencapaian
    kan sekitar Rp 50-55 triliun. Kurang Rp 10-11 triliun sangat bisa untuk target Rp 161 triliun. Kalau patokannya Rp 55 triliun kami bisa sampai Rp 200 triliun," ujar Gita.

    Seperti diketahui, realisasi investas per kuartal III 2010 tercatat sebesar Rp 56,7 triliun, yang terdiri dari realisasi investasi PMDN sebesar Rp 16,6 triliun dan PMA sebesar Rp40,1 triliun.

    Untuk mencapai target investasi sebesar Rp 1.500 triliun pada 2014, lanjut Gita, per tahunnya BKPM harus mampu membukukan Rp 550 triliun mulai 2011. "Saya percaya akan tercapai," ujarnya.



    • VIVAnews


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:01 am