Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Khasiat Sereh Wangi
Yesterday at 5:37 pm by flade

» Pria Ini Menghasilkan 38 Juta Per Hari Sambil Jalan-jalan Keliling Dunia!
Fri Jan 20, 2017 11:19 am by jakarta

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

IKLAN ANDA


    Tak Ada Lagi Tempat Merokok di Mal dan Kafe

    Share

    flade

    939
    23.09.09

    Tak Ada Lagi Tempat Merokok di Mal dan Kafe

    Post  flade on Thu Nov 04, 2010 2:29 pm

    Tak Ada Lagi Tempat Merokok di Mal dan Kafe


    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai melakukan sosialisasi, pembinaan dan pengawasan Peraturan Gubernur DKI Nomor 88 tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok bagi sejumlah tempat hiburan di DKI Jakarta. Beberapa mal di ibukota sudah didatangi agar dapat bekerjasama dengan Dinas Pariwisata untuk mendapatkan pembinaan.

    "Dengan Dinas Pariwisata sudah dilakukan pelaksanaan
    sosialisasi, pembinaan dan pengawasan kawasan dilarang merokok untuk tempat hiburan, hotel, restoran dan apartemen," ujar Kepala Bidang Penegakan Hukum BPLHD Ridwan Panjaitan di Jakarta, Kamis 4 November 2010.
    Sosialisasi di tempat hiburan seperti mal yang di dalamnya terdapat restoran dan kafe, telah dilakuan secara bertahap. Tapi penindakan belum dilakukan. "Seperti Blok M Plaza dan Blok M Square sudah kami bina. Penindakan baru akan dilakukan enam bulan lagi," terangnya.

    Sebelumnya, Plaza Indonesia, dikatakan Ridwan sudah lebih dulu menutup ruang khusus merokok. Sikap pengelola mal itu diapresiasi Pemprov DKI Jakarta dan diharapkan dicontoh tempat hiburan lainnya.

    "Kita sudah pernah undang 178 pengusaha restoran, apartemen, hotel dan tempat hiburan, dikoordinasi Dinas Pariwisata. Respon mereka positif, namun mereka minta jangan langsung ditegakkan hukum. Maka kami beri batas waktu," ungkapnya.

    Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan Pergub No 88 tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok. Dalam peraturan ini diatur larangan keberadaan tempat khusus merokok di dalam gedung dan pemberian sanksi administrasi berupa penyebutan nama tempat kegiatan atau usaha secara terbuka kepada publik melalui media massa.

    Titik awal dilakukan di Balaikota yang akan diikuti seluruh kantor dan gedung Pemprov DKI Jakarta. Untuk ke depannya Pergub ini juga akan diterapkan di di hotel, apartemen, restoran, mal dan kafe.


      Waktu sekarang Wed Jan 25, 2017 6:16 am