Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Vulgar, Film Horor Kini Jadi Kambing Hitam

    Share

    niagara

    341
    11.06.09

    Vulgar, Film Horor Kini Jadi Kambing Hitam

    Post  niagara on Thu Nov 04, 2010 3:24 pm

    Vulgar, Film Horor Kini Jadi Kambing Hitam


    Film horor Indonesia sering dipandang sebelah mata lantaran tema yang dimunculkan kerap hanya mengeksploitir seksualitas dan sekadar dibumbui gambar-gambar yang vulgar. Padahal film yang sedianya memacu adrenalin itu, bisa dikemas apik dan menarik, sehingga bisa ikut mengharumkan nama Indonesia lewat festival-festival di perfilman internasional.

    "Kami sangat prihatin, belakangan film horor Indonesia dijadikan kambing hitam karena tidak dibuat dengan serius dan asal-asalan," kata produser Sheila Timothy di sela-sela jumpa pers Indonesia International Fantastic Film Festival (INAFFF) 2010 di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu, 3 November 2010.

    Produser film 'Pintu Terlarang' ini menyayangkan kondisi industri film Indonesia yang tahun ini tampak menurun. Tren penurunan itu bisa dilihat dari merosotnya jumlah penonton di bioskop. Apalagi, untuk pertama kalinya, tidak ada film horor Indonesia yang jadi pembuka dalam INAFFF 2010.

    Horor, menurut Lala--begitu Sheila biasa disapa--sebetulnya merupakan genre yang cukup kuat di Asia. Beberapa film seperti 'Pintu Terlarang' dan 'Rumah Dara' bahkan telah membuktikan bahwa horor Indonesia mampu menembus pasar internasional.

    Karena itu, di mata Lala, film jenis ini berpotensi untuk membuka kesempatan pasar yang lebih luas lagi untuk memajukan industri perfilman nasional. INAFFF 2010 ditujukan menjadi ajang insan dan pecinta film genre horror, thriller, animasi, dan fantasi.

    "Kami membuka kompetisi bagi para film maker muda untuk menyerahkan sinopsis mereka, lalu akan dipilih 25 tim terbaik untuk ikut workshop ," kata istri pengusaha Luki Wanandi ini. Dari situ, akan dipilih 10 film pendek terbaik untuk ditayangkan di INAFFF 2010. Dari 10 film itu akan dipilih lagi satu yang terbaik untuk disejajarkan dengan karya-karya tiga sutradara ternama, yakni Joko Anwar (Pintu Terlarang), Gareth Evans (Merantau), dan Timo Tjahjanto (Rumah Dara).

    Diproduksi LifeLike Pictures, keempat film itu akan dibuat sebagai Omnibus 4 Film Pendek, yang akan diputar si seluruh bioskop nasional dan diikutsertakan di ajang festival internasional.


      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 3:35 am