Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Benarkah Candu Facebook Picu Kehilangan Teman

    Share
    avatar
    clara

    945
    23.01.09

    Benarkah Candu Facebook Picu Kehilangan Teman

    Post  clara on Fri Nov 05, 2010 7:02 am

    Benarkah Candu Facebook Picu Kehilangan Teman

    Posting yang tidak sopan adalah alasan seseorang dihapus dari daftar teman di Facebook


    Jangan menghabiskan waktu terlalu lama di situs jejaring sosial, seperti Facebook. Anda bukan mendapat banyak teman, malah bisa kehilangan teman.

    Peneliti menemukan seseorang yang berlama-lama mengakses Facebook cenderung sering mem-posting sesuatu yang tidak terlalu penting. Hal ini yang justru akan membuat banyak orang menghapusnya dari daftar teman.

    Selain mem-posting sesuatu yang tidak penting ada hal lain yang membuat seseorang dihapus dari daftar teman, yaitu selalu berkomentar soal agama dan politik. Hal ini diketahui dari penelitian yang dilakukan ilmuwan komputer, Christopher Sibona. Ia melakukan survei pada 1.500 pengguna Facebook dan Twitter untuk mengetahui fenomena 'unfriend'.

    "Seratus posting tentang band favorit menjadi hal yang sangat tidak menarik. Banyak juga orang yang tidak ingin membahas agama serta politik dan itu juga berlaku secara online," kata Christoper seperti dikutip dari Times Of India.

    Posting yang tidak sopan seperti komentar kasar atau rasis adalah alasan lain seseorang dihapus dari daftar teman di Facebook. Penelitian tersebut menunjukkan sebanyak 57 persen relawan menghapus akun Facebook seseorang dalam daftar temannya. Lalu, sebanyak 26,9 persen untuk juga memasang status offline untuk menghindarinya.

    Sibona, yang merupakan mahasiswa doktoral Universitas Colorado di AS, mengamati adanya semacam hirarki online dalam hubungan, yaitu yang dominan dan subordinat (lemah). Misalnya, seseorang yang mengajukan 'friend request' cenderung lebih mungkin akan dihapus dari daftar teman oleh seseorang. Lalu, mereka yang menghapus daftar teman cenderung lebih dominan dalam hubungan pertemanan.

    Sibona juga mengatakan berteman di Facebook sebenarnya ada aturan tersendiri. Ia menyebutnya sebagai etiket di internet dan mengistilahkannya sebagai 'nettiquette', yang jauh berbeda dari interaksi tatap muka.


      Waktu sekarang Tue Aug 22, 2017 2:17 pm