Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Benarkah Candu Facebook Picu Kehilangan Teman

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Benarkah Candu Facebook Picu Kehilangan Teman

    Post  clara on Fri Nov 05, 2010 7:02 am

    Benarkah Candu Facebook Picu Kehilangan Teman

    Posting yang tidak sopan adalah alasan seseorang dihapus dari daftar teman di Facebook


    Jangan menghabiskan waktu terlalu lama di situs jejaring sosial, seperti Facebook. Anda bukan mendapat banyak teman, malah bisa kehilangan teman.

    Peneliti menemukan seseorang yang berlama-lama mengakses Facebook cenderung sering mem-posting sesuatu yang tidak terlalu penting. Hal ini yang justru akan membuat banyak orang menghapusnya dari daftar teman.

    Selain mem-posting sesuatu yang tidak penting ada hal lain yang membuat seseorang dihapus dari daftar teman, yaitu selalu berkomentar soal agama dan politik. Hal ini diketahui dari penelitian yang dilakukan ilmuwan komputer, Christopher Sibona. Ia melakukan survei pada 1.500 pengguna Facebook dan Twitter untuk mengetahui fenomena 'unfriend'.

    "Seratus posting tentang band favorit menjadi hal yang sangat tidak menarik. Banyak juga orang yang tidak ingin membahas agama serta politik dan itu juga berlaku secara online," kata Christoper seperti dikutip dari Times Of India.

    Posting yang tidak sopan seperti komentar kasar atau rasis adalah alasan lain seseorang dihapus dari daftar teman di Facebook. Penelitian tersebut menunjukkan sebanyak 57 persen relawan menghapus akun Facebook seseorang dalam daftar temannya. Lalu, sebanyak 26,9 persen untuk juga memasang status offline untuk menghindarinya.

    Sibona, yang merupakan mahasiswa doktoral Universitas Colorado di AS, mengamati adanya semacam hirarki online dalam hubungan, yaitu yang dominan dan subordinat (lemah). Misalnya, seseorang yang mengajukan 'friend request' cenderung lebih mungkin akan dihapus dari daftar teman oleh seseorang. Lalu, mereka yang menghapus daftar teman cenderung lebih dominan dalam hubungan pertemanan.

    Sibona juga mengatakan berteman di Facebook sebenarnya ada aturan tersendiri. Ia menyebutnya sebagai etiket di internet dan mengistilahkannya sebagai 'nettiquette', yang jauh berbeda dari interaksi tatap muka.


      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 10:38 am