Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Gunung Merapi Belum Stabil, Macan Turun ke Pemukiman

    Share
    avatar
    jakarta

    451
    23.04.10

    Gunung Merapi Belum Stabil, Macan Turun ke Pemukiman

    Post  jakarta on Fri Nov 12, 2010 6:02 am

    Gunung Merapi Belum Stabil, Macan Turun ke Pemukiman


    Meningkatnya aktivitas Merapi selama beberapa pekan terakhir juga berimbas kepada hewan liar. Seekor macan dilaporkan turun gunung sampai ke pemukiman warga, tepatnya di dusun Kuron, Candibinangun, Pakem.

    "Ada satu macan yang masuk ke pemukiman pukul 13.00 siang tadi," ujar Camat Pakem, Budiharjo ketika dihubungi detikcom, Kamis (11/10/2010).

    Budi menuturkan bahwa tim dari Kebun Binatang Gembiraloka telah dilibatkan dalam penanganan Macan ini. Sampai pukul 22.00 WIB, dirinya mengaku belum mendapat laporan ditemukannya hewan liar tersebut.

    "Saat ini masih dalam penanganan. Sudah ada tim dari Gembiraloka yang ke sana," tambahnya.

    Namun Budi memperkirakan Macan tersebut tidak akan mendatangkan bahaya serius. Pasalnya situasi di dusun Kuron, Candibinangun, Pakem hampir seluruhnya kosong karena warga mengungsi ke bawah.

    "Tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Penduduk di sana hampir semanya mengungsi ke bawah," terangnya.

    Menurut Budi, dengan intensitas Merapi yang meninggi sejak pertengahan Oktober silam, bukan hal yang aneh jika hewan-hewan liar bergerak sampai ke bawah.

    "Itungannya normal sih mas, kalau mereka (hewan liar) turun," tukasnya.

    Namun berdasarkan laporan yang diterima Budi sampai malam ini, baru satu macan tersebut yang kedapatan turun gunung. "Baru macan itu saja," tutupnya.


      Waktu sekarang Thu Aug 24, 2017 4:26 am