Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Narkoba di Kelamin, Pelaku Kira Serbuk Emas

    Share

    jakarta

    522
    23.04.10

    Narkoba di Kelamin, Pelaku Kira Serbuk Emas

    Post  jakarta on Fri Nov 12, 2010 6:17 am

    Narkoba di Kelamin, Pelaku Kira Serbuk Emas

    NRU, perempuan asal Malaysia ditangkap karena menyembunyikan narkoba di kelaminnya



    NRU, wanita asal Malaysia kurir narkoba yang menyembunyikan barang haram di alat vitalnya, mengaku tidak tahu kalau barang itu adalah shabu-shabu. Sepengatuhannya, barang itu adalah serbuk emas.

    Dia tidak mengerti dan hanya diminta mengantar ke Jakarta oleh pria Nigeria dengan iming-iming imbalan yang besar. "Saya mengira itu serbuk emas, karena pria Nigeria itu mengatakan demikian," ujar NRU kepada wartawan, Rabu 10 November 2010.

    Penangkapan NRU, dilakukan petugas Narkoba Polda Metro Jaya. Mereka menangkap NRU di Hotel Acacia, Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada pertengahan bulan lalu.

    Kini bersama dengan barang bukti yang lain, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya telah memusnahkannya. Barang bukti itu senilai Rp50 miliar. Pemusnahan barang bukti adalah hasil pengungkapkan sejumlah kasus peredaran narkoba pada Agustus hingga awal November 2010.

    Barang bukti itu terdiri dari 1,1 kilogram shabu, 209 butir ekstasi dan 12 jerigen bahan pembuatan shabu dimusnahkan dengan cara diblender dan direndam air.

    "Narkoba yang dimusnahkan jika berhasil diselundupkan dan beredar di pasaran bernilai total Rp50 miliar," kata Kepala Satuan Psikotropika Ditnarkoba Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Hendra Joni.
    Sebagian barang bukti yang dimusnahkan, antara lain barang bukti dari pengungkapan yang cukup menghebohkan masyarakat. Karena pelaku menyelundupkan narkoba dengan modus memasukkan barang haram ke dalam kelamin.


    • VIVAnews

      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 5:30 pm