Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Koleksi Busana Auguste Soesastra Memukau

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Koleksi Busana Auguste Soesastra Memukau

    Post  flade on Sat Nov 13, 2010 10:42 am

    Koleksi Busana Auguste Soesastra Memukau

    Ini adalah koleksi pertama yang dibuat di Indonesia



    Perancang Indonesia yang mengembangkan butiknya di New York, Amerika Serikat, Auguste Soesastro menampilkan koleksi busana memukau dengan teknik menjahit yang luar biasa.
    Koleksi busana tersebut ditampilkannya dalam pagelaran busana bertema "Kromo" dalam rangkaian acara Jakarta Fashion Week 2010/2011 di Pacific Place, Jakarta, semalam.

    Koleksi busana yang ditampilkan Auguste termasuk pret a porter deluxe (busana eksklusif siap pakai). Ini merupakan pertama kalinya ia membuat koleksi di Indonesia.

    "Maaf saya tidak fokus, karena sudah lima hari tidak tidur karena saya menjahit sendiri koleksi saya. Ini adalah koleksi pertama yang kita buat di Indonesia," kata Auguste.

    Selama ini, ia memang membuat koleksinya di New York di bawah line Kraton yang dibentuknya pada 2008. Pria berdarah Jawa, China, dan Arab ini mengandalkan teknik potongan dan pembuatan pola sebagai kekhasan garis rancangnya.

    "Teknik potongan adalah kekuatan saya, juga pada pembuatan pola. Ketika potongan dan bahan sudah baik, maka tidak perlu payet. Menurut saya payet atau hiasan lain hanyalah sebuah kamuflase," ujarnya menambahkan.

    Koleksi busana, yang ditampilkan dibuat Auguste hanya dalam waktu dua minggu. Hal yang paling menonjol dari rancangannya adalah tidak ada jahitan sambungan di bagian samping seperti pada umumnya . Ia membuat jahitan sambungan di depan, samping belakang, atau hanya satu di bagian tengah punggung.

    "Konstruksi busana yang ditampilkan dibuat dengan satu-satu pola. Ini merupakan satu obsesi saya. Saya tidak suka membelah, dengan membuat jahitan bagian samping, karena tidak bisa manonjolkan dengan maksimal keindahan tubuh wanita. Potongan tersebut saya pindah, baik di depan atau di belakang," kata Auguste.
    Garis potongan tidak akan menonjolkan keindahan tubuh wanita. Hal itu diterapkannya baik pada atasan, rok, celana, serta gaun malam cantik berwarna merah. Sebuah karya yang sangat memukau!

    Tentang Auguste
    Auguste Soesastro lahir di Jakarta 29 tahun lalu dari orangtua Belanda dan Indonesia yang memiliki darah Jawa, Cina dan Arab. Selama sepuluh tahun lalu ia tinggal di Australia, sebagai kurator seni Indonesia khusunya untuk kostum dan tekstil antik.
    Setelah menamatkan pendidikannya dari Australian Natonal University, jurusan Film and Digital Arts, Auguste melanjutkan studinya di Chambre Sydicale de la Couture di Paris.

    Saat di Paris, ia sempat magang di beberapa rumah Haute Couture ternama. Setelah dua tahun di Paris, ia pindah ke New York dan bekerja di Ralph Rucci, desainer yang menurutnya unggul pada bidang couture modern. Tak lama kemudian ia membuat line sendiri pada 2008 yang diberi nama Kraton.

    Auguste juga mendapat kesempatan besar untuk memamerkan karyanya pada Michelle Obama pada 9 November 2010 lalu di Istana Negara. Ia membuat jaket dan scarf yang terbuat dari tenun sutra songket Sumatera Barat, warna merah oranye dan magenta. Jaket dirancang khusus sehingga semua kain bisa dipergunakan menjadi jaket dan tak bersisa.

    "Jaket dibuat dari satu potongan dan disesuaikan khusus dengan pola songket Sumatera Barat. Jadi tidak bersisa, karena itu dibuat tangan oleh penenun, sayang sekali untuk dipotong," kata Auguste.


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 11:02 pm