Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Sebab Nyeri Punggung: Mana Mitos, Mana Fakta

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Sebab Nyeri Punggung: Mana Mitos, Mana Fakta

    Post  via on Mon Nov 15, 2010 6:27 am

    Sebab Nyeri Punggung: Mana Mitos, Mana Fakta



    Terlalu banyak duduk? Kasur keras? Bertubuh tambun?
    Banyak orang sering mengeluh sakit punggung. Bahkan 8 dari 10 orang harus berurusan dengan nyeri punggung akibat melakukan aktivitas yang salah. Seperti dijelaskan dalam methodsofhealing.com, ternyata sebagian yang dianggap penyebabnya hanyalah mitos belaka.

    1. Nyeri punggung karena terlalu banyak duduk

    Para ahli mengatakan jika Anda mempertahankan posisi tubuh yang sama terlalu lama, bisa menimbulkan nyeri di bagian punggung. Nyeri punggung bisa dirasakan karena otot mengalami ketegangan. Rasa nyeri itu biasanya dirasakan saat Anda duduk, khususnya jika di posisi yang salah. Jika Anda menghabiskan banyak waktu di meja atau di kursi, untuk mengendurkan otot punggung Anda dianjurkan agar Anda meluruskan kaki dan melengkungkan punggung secara berkala.

    2. Sering mengangkat beban berat bisa sebabkan nyeri punggung

    Pernyataan ini tak selalu benar. Tidak selalu mengangkat beban berat bisa menyebabkan nyeri punggung. Hal yang bisa menyebabkan nyeri punggung justru karena posisi tubuh Anda yang salah saat menopang beban. Ketika Anda mengangkat beban berat, Anda perlu menjaga kepala dan punggung lurus dan mendorong dengan kaki Anda. Jangan membungkuk atau memutar tubuh Anda sambil mengangkat, karena ini dapat mengakibatkan sakit punggung serius.

    3. Rasa sakit akan pergi jika merebahkan diri di tempat tidur

    Memang, istirahat sangat penting untuk membantu Anda sembuh. Namun, bukan berarti Anda harus tetap terbaring di tempat tidur ketika sakit. Jika Anda melakukannya satu atau dua hari saja, jutru bisa makin memperburuk kesehatan Anda. Latihan tertentu dapat membantu Anda menyingkirkan sakit punggung. Namun demikian, untuk mendapatkan hasil terbaik adalah melakukan konsultasi dengan spesialis fisioterapi.

    4.Kegemukan bisa timbulkan nyeri punggung


    Memang benar, berat tubuh berlebih bisa menimbulkan nyeri punggung. Sebab, kelebihan lemak tubuh akan terakumulasi di berbagai bagian tubuh yang bisa menyebabkan sakit punggung. Namun, sakit punggung bisa menyerang siapa saja, termasuk pada mereka tidak memiliki berat tubuh ekstra.

    Selain itu, nyeri punggung umum terjadi bagi mereka yang sama sekali tidak pernah olahraga dalam satu minggu, tetapi melakukan olahraga berlebih di akhir pekan. Olahraga yang cukup dan teratur bisa mengurangi risiko sakit punggung. Tapi jangan sampai berlebihan karena bisa memicu timbulnya nyeri, tak hanya di punggung tapi di beberapa bagian tubuh.

    5. Orang kurus juga bisa sakit punggung

    Siapapun dapat mengalami sakit punggung, bahkan orang dengan tubuh kurus. Sebagai contoh, orang yang menderita anoreksia akan mengurangi kepadatan tulang, yang mengarah ke pemadatan tulang dan akibatnya muncul nyeri punggung.

    6. Kasur yang keras pemicu nyeri punggung
    Studi oleh peneliti Spanyol menunjukkan bahwa orang-orang yang tidur di kasur keras memiliki masalah punggung lebih sedikit dibanding mereka yang tidur di kasur lembut. Namun, para ahli percaya bahwa setiap orang harus mempertimbangkan banyak faktor yang sering kali lebih penting daripada jenis kasur yang digunakan, misalnya posisi tidur yang benar.


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 11:06 am