Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Hati-hati, Stres Bikin Wanita Keriput

    Share

    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Hati-hati, Stres Bikin Wanita Keriput

    Post  mayang.ungu on Mon Nov 15, 2010 7:14 am

    Hati-hati, Stres Bikin Wanita Keriput


    Stres tidak hanya menyebabkan tekanan darah meningkat yang berakhir dengan stroke atau sakit jantung. Dampak buruk lainnya langsung nampak pada kesehatan kulit.

    Penemu dan kepala peneliti dari Logical Images, New York, Dr. Art Papier membeberkan masalah lain yang ditimbulkan dari stress. Ia pun menjelaskan bahwa stres juga berdampak buruk pada kulit.

    Ada korelasi langsung antara stres dan penuaan kulit. Stres membuat tingkat hormon kortisol meningkat (hormon ini sering kali disebut sebagai hormon stress). Dengan meningkatnya kortisol, maka akan merusak kolagen dan menyebabkan peradangan pada sel kulit. Hasilnya, muncul jerawat dan keriput dini di wajah.

    Tidak hanya sebatas jerawat yang muncul akibat stres, ilmu dermatologi bisa melihat stres yang ada di balik kulit pasiennya. "Secara agresif stress bisa mempengaruhi kondisi kulit hingga menginfeksikan penyakit seperti herpes," tambah Dr. Paiper.

    Sayangnya, mekanisme bagaimana stres menyebabkan kegatalan masih tidak jelas. Yang jelas ada faktor genetik yang berinteraksi dengan faktor hormon dalam kondisi seperti jerawat dan memerahnya kulit, namun yang paling utama dalam faktor ini adalah dampak dari stres.

    Stres cenderung meningkatkan bahan kimia di dalam kulit dan tekanan darah dari kulit yang mungkin menyebabkan peningkatan tekanan darah dan kondisi seperti kemerahan. Stres juga mempengaruhi sistem imun, yang bisa membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit kulit menular, tambah Dr. Papier


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 1:01 pm