Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Jakarta dan Kemacetan

    Share

    genit

    138
    Age : 42
    Lokasi : Sunter
    26.02.09

    Jakarta dan Kemacetan

    Post  genit on Mon Mar 02, 2009 10:53 am

    Jakarta adalah ibu kota RI. Penduduknya sangat banyak. Demikian pula
    dengan kendaraannya, juga ada banyak. Hal ini merupakan kesimpulan yang
    sangat wajar, mengingat kendaraan umumnya dimiliki oleh penduduk. Dengan
    sendirinya, bila penduduknya banyak, besar kemungkinan kendaraan juga
    menjadi banyak.
    Kendaraan yang jumlahnya banyak ini membuat jalanan menjadi macet. Jalanan
    menjadi macet karena penuh dengan kendaraan, yang mana masing-masing
    kendaraan tersebut mengangkut penduduk yang menjadi pemiliknya. Apabila
    kendaraan yang mengangkut penduduk tersebut tidak sebanyak ini lagi, maka
    jalanan di jakarta juga akan berkurang kemacetannya.
    Namun satu problem yang timbul daripadanya adalah, apabila kendaraan
    tersebut ada karena dimiliki oleh penduduk, maka faktor kendaraan hanyalah
    berperan sebagai faktor turunan / faktor pengikut saja. Faktor utamanya
    adalah faktor penduduknya. Maka jalan yang paling efektif untuk mengurangi
    kemacetan di jakarta adalah dengan mengurangi penduduknya. Sebab dengan
    penduduk yang semakin berkurang, maka otomatis jumlah kendaraan juga akan
    semakin berkurang. Untuk mewujudkannya, bisa dengan program relokasi
    penduduk, dengan penduduk yang telah memiliki kendaraan menjadi prioritas
    utama. Caranya adalah dengan mendata penduduk mana saja yang memiliki
    kendaraan, untuk direlokasi ke kota lain dengan membawa kendaraannya.
    Pilihan bagi penduduk yang tidak ingin direlokasi adalah dengan merelakan
    kendaraannya saja yang direlokasi, sementara pemiliknya tidak direlokasi.
    Para pemilik kendaraan bisa memilih, apakah akan tetap tinggal di jakarta
    tanpa kendaraan, atau ikut dengan kendaraannya direlokasi ke luar jakarta.

      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 8:44 pm