Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Praktek Gigolo Tanjung Perak Terbongkar

    Share
    avatar
    bocahnakal

    234
    14.04.10

    Praktek Gigolo Tanjung Perak Terbongkar

    Post  bocahnakal on Thu Nov 18, 2010 1:57 pm

    Praktek Gigolo Tanjung Perak Terbongkar


    Kepolisian Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur membongkar praktek prostitusi gigolo (pria pekerja seks). Bisnis tersebut melibatkan anak laki-laki di bawah umur.

    Seorang germo dan dua anak, yang menjadi alat untuk melayani pelanggannya, sudah diperiksa penyidik. Mereka yakni AM, 21 tahun, warga Semampir sebagai germo serta IWG, 17 tahun, dan RST, 18 tahun, sebagai gigolo.

    "Status AM sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Sedang dua anak yang dijadikan alat untuk memuaskan tamunya sedang kami mintai keterangan," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKB Yuda Gustawan, Selasa (16/11).

    Kasus ini, kata dia, berbeda dengan kasus prostitusi pada umumnya. Jika biasanya yang menjadi anak buah germo adalah perempuan, maka kali ini adalah laki-laki. IWG dan RST dijadikan anak buah tersangka sejak dua bulan lalu. Keduanya terperosok dan terjerumus oleh rayuan tersangka dengan iming-iming hasil menggiurkan.

    Kedua anak buah tersebut masih tercatat sebagai siswa kelas XII di salah satu SMA di Surabaya. Mereka dipaksa melayani nafsu seks para pelanggan tersangka, yang terdiri dari wanita maupun pria.

    Dijelaskan Yuda, AM menjalankan aksinya dengan bermodal memasang iklan di salah satu koran lokal Surabaya. Dengan berdalih menawarkan jasa pijat, pria yang memiliki dua nama samaran itu berhasil membujuk dua siswa untuk dijadikan anak buahnya.

    "Setelah kedua siswa ini tertarik membaca iklan, mereka mendatangi tersangka. Namun ternyata kedua anak ini malah dibujuk untuk dijadikan gigolo. Untuk meyakinkannya, tersangka memberi penghasilan 50 persen untuk satu pelanggan," tukas Yuda.

    Dengan tarif Rp200 ribu hingga Rp400 ribu sekali main, hasilnya dibagi berdua dengan tersangka AM. Beruntung polisi segera mengetahui adanya praktik melanggar hukum tersebut. Dengan modus berpura-pura sebagai pelanggan, polisi akhirnya berhasil meringkus AM di sebuah tempat di kawasan Jalan Ikan Duyung, Tanjung Perak.

    "Untuk meyakinkan tersangka, kami membayarnya mahal, yakni sekitar Rp800 ribu. Karena tergiur dengan uang itu, maka tersangka dapat kami ringkus setelah kami melakukan transaksi," tuturnya (metro TV)


      Waktu sekarang Thu Aug 24, 2017 10:06 am