Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Memprediksi Perceraian

    Share

    niagara

    341
    11.06.09

    Memprediksi Perceraian

    Post  niagara on Fri Nov 19, 2010 6:09 am

    Memprediksi Perceraian



    Prediksi berdasar pengamatan terhadap pasangan saat mendiskusikan masalah kontroversial

    Perceraian bisa terjadi pada siapapun akibat berbagai hal. Tim peneliti University of Michigan, Amerika Serikat, berusaha mencari tahu yang menjadi penyebab utama perceraian dan memprediksinya.

    Peneliti menyimpulkan bahwa ada kemungkinan untuk memprediksi durasi perkawinan. Prediksi itu berdasarkan pengamatan terhadap pasangan menikah ketika mendiskusikan masalah kontroversial.

    Tim melakukan percobaan terhadap 373 pasangan yang diikuti selama 16 tahun. Tingkat perceraian yang terjadi mencapai 46 persen.

    Indikasi yang paling mencolok dari kerapuhan hubungan justru ditunjukkan ketika salah satu pasangan terlampau tenang menghadapi persoalan serius. Pola lain adalah ketika salah satu sedang memahami pandangan dan perasaan pasangannya, namun si pasangan justru menghindar.

    Hubungan cenderung semakin bermasalah ketika salah satu pasangan mulai malas menyelesaikan masalah penting dengan pergi dari rumah. Ketika ini terjadi, potensi perceraian cenderung semakin tinggi.

    Peneliti menyarankan kepada para pasangan untuk tak mengabaikan masalah penting dalam rumah tangga. Jangan biarkan masalah mengendap dan menjadi bumerang.


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 7:01 pm