Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Khasiat Sereh Wangi
Today at 5:37 pm by flade

» Pria Ini Menghasilkan 38 Juta Per Hari Sambil Jalan-jalan Keliling Dunia!
Fri Jan 20, 2017 11:19 am by jakarta

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

IKLAN ANDA


    Kerja Tak Kenal Waktu Tingkatkan Risiko Bayi Prematur

    Share

    via

    856
    04.03.09

    Kerja Tak Kenal Waktu Tingkatkan Risiko Bayi Prematur

    Post  via on Sat Nov 20, 2010 12:30 pm

    Kerja Tak Kenal Waktu Tingkatkan Risiko Bayi Prematur




    Saat kehamilan merupakan waktu yang rentan bagi wanita. Namun terkadang hal tersebut diabaikan oleh sebagian wanita yang bekerja.

    Pekerjaan yang menuntut kekuatan fisik seperti mengangkat atau membawa beban yang berat, berdiri dalam waktu yang lama, bekerja selama 40 jam lebih dalam seminggu serta pekerja kontrak sangat berbahaya bagi calon bayi.

    Seperti yang dikutip dari health24, baru-baru ini sebuah studi di University College Dublin, Irlandia mengatakan bahwa wanita hamil yang pekerjaannya menuntut kekuatan fisik lebih beresiko melahirkan secara prematur atau lahir dengan berat badan di bawah normal. Selain itu tingkat stres serta waktu kerja yang panjang juga akan berdampak buruk bagi si calon bayi.

    Penelitian tersebut dilakukan terhadap 1.100 wanita hamil yang pekerjaannya menuntut kekuatan fisik. Dan hasilnya membuktikan bahwa 12 persen bayi mereka, lahir dengan berat yang di bawah normal.

    Para peneliti kemudian menyarankan ada baiknya bagi wanita hamil untuk melakukan konsultasi sebelum menerima pekerjaan. Sehingga kesehatan si calon bayi tidak menjadi taruhannya.



      Waktu sekarang Tue Jan 24, 2017 6:05 pm