Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Bertengkar dengan Pasangan

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Bertengkar dengan Pasangan

    Post  via on Mon Nov 22, 2010 7:31 am

    Lima Aturan Bertengkar dengan Pasangan

    Agar pertengkaran memberikan efek positif ada lima aturan mainnya


    Bertengkar dan adu argumen dengan pasangan pasti sering terjadi. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa pertengkaran, secara umum, lebih baik dibandingkan Anda memendam rasa amarah.

    Tentu saja, tidak semua pertengkaran membawa efek positif. Hal itu sangat tergantung dari bagaimana Anda dan pasangan menjaga agar pertengkaran tetap sehat. Dengan tidak membiarkan amarah meledak-ledak tanpa makna dan arah yang jelas.
    Agar pertengkaran memberikan efek positif sehingga membuat hubungan makin berkualitas, ada lima aturan mainnya, dari laman The Stir.

    1. Giliran
    Ada kalanya Anda dan pasangan harus mengungkapkan isi pikiran tanpa hambatan atau interupsi. Pertengkaran ini seperti "tadi giliranmu, sekarang giliranku". Biarkan pasangan berbicara sampai selesai, jangan menghentikannya dengan sanggahan. Setelah ia selesai bicara, baru Anda yang bicara. Ini memberikan kesempatan yang sama pada Anda dan pasangan untuk mengungkapkan perasaan atau sudut pandang terhadap suatu hal.

    2. Menggambarkan perasaan
    Saat bertengkar fokuslah pada apa yang Anda rasakan. Misalnya, "aku merasa sangat sedih saat kamu...". Jika Anda menebak perasaannya kemudian memojokkan, justru pertengkaran semakin buruk. Jangan bilang, bagaimana seseorang membuat Anda merasa bersalah atau apa yang mereka lakukan salah. Sebaiknya fokus pada menggambarkan perasaan Anda pada sikapnya. Dengan begitu pasangan tahu bagaimana sedihnya Anda atas sikapnya.

    3. Fokus
    Saat bertengkar karena telat, fokuslah membahas penyebab dan solusinya. Jangan merembet mengungkit masalah lain, seperti sikap ibu mertua atau dia yang sering berkumpul dengan teman-temannya. Selesaikan masalah satu persatu, mengungkit masalah lama hanya akan membuat pertengkaran semakin hebat dan masalah tidak terselesaikan.

    4. Tetap ungkapkan rasa sayang
    Saat marah pada pasangan, jangan biarkan ia merasa Anda sudah tak lagi menyayanginya. Katakan saja "Aku sayang kamu, jadi bisa kan kasih kabar kalau pulang terlmabat, karena aku panik". Anda bisa sedikit berteriak atau mungkin menyumpahinya tapi jangan sampai keluar kata "aku benci kamu", apalagi "pisah sepertinya lebih baik".

    5. Istirahat
    Jika Anda sedang lelah untuk bertengkar, mintalah waktu padanya untuk menenangkan diri sejenak. Setelah satu jam, bicaralah lagi padanya. Cara ini biasanya sedikit akan meredakan emosi.


      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 6:31 pm