Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Bahaya! Banyak Wanita Gemuk Merasa Langsing

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Bahaya! Banyak Wanita Gemuk Merasa Langsing

    Post  via on Fri Nov 26, 2010 6:11 am

    Bahaya! Banyak Wanita Gemuk Merasa Langsing


    Kelebihan berat badan bukan semata-mata masalah estetika, tapi ancaman kesehatan.

    Sebuah studi di Amerika mengungkap, satu dari setiap empat wanita dengan kelebihan berat badan tetap merasa langsing. Ini jelas bahaya karena secara tak langsung mereka acuh dengan ancaman kesehatan akibat kelebihan berat badan.

    "Seiring meningkatnya angka obesitas di masyarakat, dewasa ini banyak wanita menganggap kelebihan berat badan sebagai hal normal. Mereka tak lagi peduli dengan aturan indeks massa tubuh," kata Dr Mahbubur Rahman, penulis studi dari Universitas Texas, seperti dikutip Telegraph.

    Studi dilakukan dengan mewawancarai lebih 2.000 wanita setempat terkait bobot tubuh, pola diet, dan kebiasaan olahraga. Mayoritas responden tidak menyadari pengaruh berat badan berlebih terhadap ancaman kesehatan.

    Dalam studi yang dipublikasikan di Jurnal Obstetri dan Ginekologi tersebut, sebanyak 25 persen responden terbukti salah menilai ukuran tubuh mereka. Mereka merasa tak memiliki masalah dengan ukuran tubuh, meski penghitungan indeks massa tubuh menunjukkan gejala obesitas.

    Temuan ini cukup memprihatinkan karena secara tak langsung memperlihatkan banyaknya wanita yang tak peduli dengan kesehatannya. Sebab, kelebihan berat badan bukan semata-mata masalah estetika, tapi berpotensi meningkatkan risiko sejumlah penyakit berbahaya seperti jantung, stroke, dan diabetes.

    "Kekeliruan pola pikir ini juga menjadi ancaman terhadap kampanye pencegahan obesitas," Profesor Abbey Berenson, pemimpin studi, menambahkan. "Mereka yang gemuk tapi merasa langsing cenderung malas mengonsumsi makanan sehat dan olahraga."

    Berat badan ideal
    Obesitas menjadi sebuah permasalahan di berbagai belahan dunia. Pada 2015, jumlah penderitanya diperkirakan mencapai 700 juta jiwa. Atau sekitar 30 persen dari jumlah penderita berat badan berlebih di seluruh dunia.

    Penderita berat badan berlebih atau gemuk belum tentu obesitas. Mereka yang tergolong obesitas memiliki indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 30. Sedangkan orang gemuk dibatasi pada skala 25-30, dan tubuh ideal sebesar 18,5-24,9.

    IMT dihitung dari berat badan (kilogram) dibagi tinggi badan kuadrat (meter persegi). Sebagai gambaran, seseorang berbobot 70 kilogram dan tinggi badan 160 sentimeter memiliki IMT 27,4 kilogram per meter persegi. Angka yang memposisikan dia dalam kategori gemuk itu muncul setelah membagi bilangan 70 kilogram dengan 2,56 meter persegi (1,6 meter x 1,6 meter).


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 2:21 am