Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Cara Meredakan Efek Sinus

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Cara Meredakan Efek Sinus

    Post  clara on Mon Nov 29, 2010 8:04 am

    Cara Meredakan Efek Sinus


    Sinus merupakan penyakit yang gampang kambuh. Jika si penderita tidak pintar-pintar menjauhi pemicunya maka sinus bisa kumat lagi meskipun sudah dilakukan operasi.

    Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus. Penyakit ini sering terjadi pada orang yang alergi terhadap pencetusnya misalnya debu atau udara dingin.

    Seseorang lebih berisiko terkena sinus jika ia sering terkena flu, infeksi pernafasan oleh bakteri atau virus, patah hidung dan adanya polip di bagian hidung.

    Faktor lainnya seperti merokok, polusi air, pemakaian obat decongestant (obat menghilangkan hidung mampet), udara dingin, penyelam, penerbang dan berenang di air yang terkontaminasi juga bisa meningkatkan risiko.

    Gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan flu biasa yang sering terjadi pada musim hujan seperti pilek, hidung tersumbat, berlendir, demam dan sakit kepala (biasanya saat bangun tidur), ingus berwarna kuning atau kehijauan, nafas bau, batuk berlendir, demam tinggi (di atas 39 derajat Celcius), sakit gigi dan kurang sensitif terhadap rasa dan bau.

    University of Maryland Medical Center melaporkan infeksi sinus yang menyebabkan sakit wajah, bengkak atau demam tinggi harus dilakukan evaluasi oleh dokter.

    Seperti dikutip dari Livestrong, Minggu (28/11/2010) ada nutrisi tertentu yang dapat membantu penderita sinus, selain mengonsumsi air yang cukup, yaitu:

    Nanas
    Nanas bisa membantu mengurangi sinus karena mengandung bromelain, yaitu sebuah enzim yang dapat membantu meringankan gejala sinus. Bromelain mengandung sifat anti radang yang membantu mengurangi inflamasi (peradangan) dan pembengkakan di saluran hidung. Hal ini berdasarkan artikel yang dipublikasikan dalam Cellular and Molecular Life Sciences edisi Agustus 2001.

    Yogurt
    Yogurt mengandung lactobacillus, yaitu probiotik (bakteri baik) yang dapat berkontribusi mengurangi alergi sehingga tidak memperburuk infeksi sinus. Selain itu probiotik juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

    Sayuran dan buah-buahan
    Quercetin yang merupakan pigmen enzim pada tanaman yang bertanggung jawab terhadap warna dalam sayuran dan buah-buahan. Pigmen ini juga bertindak sebagai antihistamin. Quercetin ditemukan dalam buah bit, aprikot, selederi,apel, jeruk, brokoli, kecambah, ceri, kangkung, bayam, pir dan buah persik.

    Penderita sinus juga harus tanggap dengan penyakitnya dengan melakukan langkah-langkah berikut seperti dilansir dari Sinuswars:

    1. Segera obati alergi dan pilek
    2. Menggunakan filter udara untuk membantu menghilangkan alergen dari udara.
    3. Hindari polusi udara seperti asap
    4. Hilangkan kebiasaan merokok
    5. Mengurangi konsumsi alkohol
    6. Kurangi perjalanan melalui jalur udara untuk penderita sinus kronis atau akut. Karena gelembung udara yang terjebak dalam tubuh memuai saat penurunan tekanan udara di pesawat akan memberikan tekanan pada jaringan sekitarnya dan bisa mengakibatkan terhalangnya tabung Eustachio (saluran yang menghubungkan telinga ke tenggorokan). Jika tetap harus bepergian gunakan obat tetes hidung dekongestan atau inhaler sebelum penerbangan.
    7. Minum banyak air putih
    8. Hindari olahraga berenang di kolam renang dengan berklorin
    9. Hindari olahraga menyelam
    10. Hindari suhu ekstrim terlalu panas atau dingin
    11. Mandi uap panas
    12. Mengurangi stres
    13. Gunakan obat herbal alami seperti sirih untuk melancarkan aliran lendir.

      Waktu sekarang Fri Jan 20, 2017 8:44 am