Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Sekilas Tentang Suku Sasak

    Share

    daun.kuning

    268
    17.11.09

    Sekilas Tentang Suku Sasak

    Post  daun.kuning on Mon Nov 29, 2010 1:15 pm

    Sekilas Tentang Suku Sasak


    Pulau Lombok, terkenal dengan gunung Rinjaninya dan pantai Senggigi, dengan luas Luasnya 20.153,15 kilometer persegi, terdiri atas dua pulau, masing-masing Pulau lombok (4.700 kilometer persegi) dan Pulau Sumbawa (13.000 kilometer persegi). Dan masih banyak pulau-pulau kecil lainnya yang mengelilingi pulau tersebut.

    Disinilah Suku Sasak hidup dan bertempat tinggal. Mereka tinggal diseluruh pulau Lombok. Suku Sasak adalah suku mayoritas di pulau Lombok, yang masuk dalam Propinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Suku ini tersebar diseluruh wilayah pulau Lombok. Perkampungan tradisional merekasekarang ini dapat dijumpai di Sukarare 124 kilometer dari Mataram,Sengkon, Pujut, dan Rambitan.

    Mereka membedakan diri dalam dua golongan, Waktu Lima dan Waktu Telu. Masyarakat yang termasuk dalam golongan Waktu Lima biasanya banyak terdapat di pusat dataran dan di daerah sekita jalan atau pusat-pusat perdangangan. Sementara suku sasak yang termasuk dalam golongan Waktu Telu biasanya hidup di desa-desa terpencil di bagian Selatan dan di daerah pegunugnan sebelah Barat laut, Utara dan Timur Pulau Lombok.

    Suku sasak sebagai penduduk asli Lombok membangun perkampungan tradisional. Perkampungan tradisional mereka dapat dijumpai di Sukarare, 24 kilometer dari Mataram. Perrkampungan ini umumnya dibangun di atas bukit, dikelilingi rumpun-rumpun bambu. Mereka terkenal sangat ramah dan terampil mengerjakan kain tenun ikat. Orang Sumbawa dan Bima mendiami wilayah Pulau Sumbawa. Orang Bima mendiami sebagian besar wilayah Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima. Hampir semua penduduk NTB memeluk Islam (96 persen). Suku bangsa asli penduduk Nusa Tenggara Barat adalah suku bangsa Sasak yang tinggal di Pulau Lompbok, dan suku Sumbawa dan Bima di Sumbawa. Selain itu juga terdapat suku Bali yang berbaur dengan penduduk asli, di mana mereka mulai datang sejak abad 17.

    Masyarakat Sasak terkenal sangat ramah dan pandai mengerjakan kain tenun ikat. Pada dasarnya suku Sasak hidup secara agraris. Namundemikian, ragam kegiatan perekonomian orang Sasak cukup banyak,mulai dari berburu (kijang), meramu hutan, perikanan darat dan laut,sampai bertani dan mengerjakan kerajinan.

    Masyarakat ini secara umum masih melakukan pemujaan di tempat-tempat yang dianggap, seperti ke Gunung Rinjani untuk berjumpa Dewi Anjan, penguasa gunung tersebut. Orang Sasak juga percaya kepada rohnenek moyang dan adanya roh yang berdiam di hutan, gunung dan sungai.

    Walaupun sejak 1980, Nusa Tenggara Barat sudah menikmati swasemba pangan, orang Sasak masih bergelut dengan kemiskinan. Tenaga medis dan penyuluhan kesehatan amat diperlukan orang Sasak, karenamenurut statistik, angka kematian bayi atau ibu melahirkan di pulau Lombok menduduki peringkat tertinggi di Indonesia.

    Mereka memiliki suatu kebudayaan unik yang tersendiri, setiap tahunnya dalam sekali waktu pada bulan November / Desember berlangsung perang ketupat yang dilaksanakan oleh umat Hindu bersama-sama umat Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Sang Pencipta yang telah memberikan kesuburan dan kemakmuran.


      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 6:47 am