Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Sekilas Tentang Suku Sasak

    Share

    daun.kuning

    268
    17.11.09

    Sekilas Tentang Suku Sasak

    Post  daun.kuning on Mon Nov 29, 2010 1:15 pm

    Sekilas Tentang Suku Sasak


    Pulau Lombok, terkenal dengan gunung Rinjaninya dan pantai Senggigi, dengan luas Luasnya 20.153,15 kilometer persegi, terdiri atas dua pulau, masing-masing Pulau lombok (4.700 kilometer persegi) dan Pulau Sumbawa (13.000 kilometer persegi). Dan masih banyak pulau-pulau kecil lainnya yang mengelilingi pulau tersebut.

    Disinilah Suku Sasak hidup dan bertempat tinggal. Mereka tinggal diseluruh pulau Lombok. Suku Sasak adalah suku mayoritas di pulau Lombok, yang masuk dalam Propinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Suku ini tersebar diseluruh wilayah pulau Lombok. Perkampungan tradisional merekasekarang ini dapat dijumpai di Sukarare 124 kilometer dari Mataram,Sengkon, Pujut, dan Rambitan.

    Mereka membedakan diri dalam dua golongan, Waktu Lima dan Waktu Telu. Masyarakat yang termasuk dalam golongan Waktu Lima biasanya banyak terdapat di pusat dataran dan di daerah sekita jalan atau pusat-pusat perdangangan. Sementara suku sasak yang termasuk dalam golongan Waktu Telu biasanya hidup di desa-desa terpencil di bagian Selatan dan di daerah pegunugnan sebelah Barat laut, Utara dan Timur Pulau Lombok.

    Suku sasak sebagai penduduk asli Lombok membangun perkampungan tradisional. Perkampungan tradisional mereka dapat dijumpai di Sukarare, 24 kilometer dari Mataram. Perrkampungan ini umumnya dibangun di atas bukit, dikelilingi rumpun-rumpun bambu. Mereka terkenal sangat ramah dan terampil mengerjakan kain tenun ikat. Orang Sumbawa dan Bima mendiami wilayah Pulau Sumbawa. Orang Bima mendiami sebagian besar wilayah Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima. Hampir semua penduduk NTB memeluk Islam (96 persen). Suku bangsa asli penduduk Nusa Tenggara Barat adalah suku bangsa Sasak yang tinggal di Pulau Lompbok, dan suku Sumbawa dan Bima di Sumbawa. Selain itu juga terdapat suku Bali yang berbaur dengan penduduk asli, di mana mereka mulai datang sejak abad 17.

    Masyarakat Sasak terkenal sangat ramah dan pandai mengerjakan kain tenun ikat. Pada dasarnya suku Sasak hidup secara agraris. Namundemikian, ragam kegiatan perekonomian orang Sasak cukup banyak,mulai dari berburu (kijang), meramu hutan, perikanan darat dan laut,sampai bertani dan mengerjakan kerajinan.

    Masyarakat ini secara umum masih melakukan pemujaan di tempat-tempat yang dianggap, seperti ke Gunung Rinjani untuk berjumpa Dewi Anjan, penguasa gunung tersebut. Orang Sasak juga percaya kepada rohnenek moyang dan adanya roh yang berdiam di hutan, gunung dan sungai.

    Walaupun sejak 1980, Nusa Tenggara Barat sudah menikmati swasemba pangan, orang Sasak masih bergelut dengan kemiskinan. Tenaga medis dan penyuluhan kesehatan amat diperlukan orang Sasak, karenamenurut statistik, angka kematian bayi atau ibu melahirkan di pulau Lombok menduduki peringkat tertinggi di Indonesia.

    Mereka memiliki suatu kebudayaan unik yang tersendiri, setiap tahunnya dalam sekali waktu pada bulan November / Desember berlangsung perang ketupat yang dilaksanakan oleh umat Hindu bersama-sama umat Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Sang Pencipta yang telah memberikan kesuburan dan kemakmuran.


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 8:52 pm