Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kunyah Permen Karet Picu Keriput

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Kunyah Permen Karet Picu Keriput

    Post  via on Sat Dec 04, 2010 7:58 am

    Kunyah Permen Karet Picu Keriput


    Kebiasaan mengunyah permen karet potensial memicu keriput di area mulut

    Apakah Anda memiliki kebiasaan mengunyah permen karet? Sebaiknya Anda membatasi kebiasaan ini. Terlalu sering mengunyah permen karet memberikan dampak buruk untuk kesehatan kulit wajah.

    Dr Joel, dokter spesialis kulit dan bedah kosmetik dari Omaha, memperingatkan bahwa kebiasaan mengunyah permen karet potensial memicu tumbuhnya keriput dini di sekitar mulut.

    "Banyak pasien saya yang gemar mengunyah permen karet. Saya pikir permen karet menjadi salah satu pemicu utama keriput pada kulit,” katanya, seperti dikutip dari laman New York Daily News.

    Dr Hema Sundaram, ahli bedah kosmetik dari Washington, menjelaskan bahwa aktivitas mengunyah permen karet membuat seseorang terlalu banyak menggunakan otot-otot rahang mereka.

    "Saya percaya mengunyah permen karet mengaktifkan otot di sekitar mulut dan berpotensi memecah kekenyalan jaringan kulit. Ini berkontribusi terhadap hilangnya volume dan mungkin kehilangan elastisitas kulit," katanya.


      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 12:55 am