Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Kunyah Permen Karet Picu Keriput

    Share
    avatar
    via

    863
    04.03.09

    Kunyah Permen Karet Picu Keriput

    Post  via on Sat Dec 04, 2010 7:58 am

    Kunyah Permen Karet Picu Keriput


    Kebiasaan mengunyah permen karet potensial memicu keriput di area mulut

    Apakah Anda memiliki kebiasaan mengunyah permen karet? Sebaiknya Anda membatasi kebiasaan ini. Terlalu sering mengunyah permen karet memberikan dampak buruk untuk kesehatan kulit wajah.

    Dr Joel, dokter spesialis kulit dan bedah kosmetik dari Omaha, memperingatkan bahwa kebiasaan mengunyah permen karet potensial memicu tumbuhnya keriput dini di sekitar mulut.

    "Banyak pasien saya yang gemar mengunyah permen karet. Saya pikir permen karet menjadi salah satu pemicu utama keriput pada kulit,” katanya, seperti dikutip dari laman New York Daily News.

    Dr Hema Sundaram, ahli bedah kosmetik dari Washington, menjelaskan bahwa aktivitas mengunyah permen karet membuat seseorang terlalu banyak menggunakan otot-otot rahang mereka.

    "Saya percaya mengunyah permen karet mengaktifkan otot di sekitar mulut dan berpotensi memecah kekenyalan jaringan kulit. Ini berkontribusi terhadap hilangnya volume dan mungkin kehilangan elastisitas kulit," katanya.


      Waktu sekarang Sat Jul 29, 2017 1:51 am