Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pola Makan Anak Terganggu Ketika Orangtuanya Cerewet

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Pola Makan Anak Terganggu Ketika Orangtuanya Cerewet

    Post  kuning on Sun Dec 05, 2010 10:30 am

    Pola Makan Anak Terganggu Ketika Orangtuanya Cerewet


    Sikap orangtua yang terlalu suka mengatur ketika duduk bersama di meja makan dapat mempengaruhi pola makan anak. Ada yang jadi suka pilih-pilih makanan, ada juga yang malah suka makan berlebihan.

    Adanya pengaruh sikap orang tua terhadap pola makan anak telah dibuktikan lewat berbagai penelitian. Salah satunya dilakukan oleh ilmuwan dari University College London terhadap 213 ibu yang memiliki anak usia 7-9 tahun.

    Penelitian yang dipublikasikan di jurnal American Dietetic Association ini mengungkap, anak cenderung suka pilih-pilih makanan ketika ibunya terlalu banyak mengatur. Misalnya harus makan pada jam-jam tertentu, harus mencuci piring sendiri atau harus dikunyah berapa kali sebelum ditelan.

    Sementara ketika orangtua terlalu membatasi anaknya saat makan, si anak makan lebih lahap ketika ada kesempatan sehingga rentan mengalami obesitas saat dewasa. Misalnya ketika dilarang makan cokelat, keinginan untuk makan cokelat dilampiaskan dengan makan sebanyak-banyaknya jenis makanan yang tidak dilarang.

    "Anak-anak lebih bisa menikmati makanannya ketika orangtua tidak banyak memberinya tekanan," ungkap Jane Wardle dari University College London, seperti dilansir Msnbc.

    Namun Wardle tidak ingin buru-buru menyimpulkan bahwa sikap orangtua yang terlalu mengatur adalah pemicu gangguan pola makan pada anak. Sebab bisa saja yang terjadi adalah sebaliknya, sikap orangtua yang semacam itu justru merupakan respons atas pola makan anaknya yang tidak sehat.

    Perilaku pilih-pilih makanan dan kecenderungan untuk makan berlebihan merupakan 2 jenis gangguan pola makan yang banyak dijumpai pada anak. Keduanya bisa memicu ketidakseimbangan nutrisi, atau bahkan risiko yang lebih serius seperti gangguan metabolisme.

      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 3:16 am